27.8 C
Sidoarjo
Thursday, July 2, 2026
spot_img

Gubernur Khofifah Terima 120 Siswa ADEM Repatriasi

Dindik Jatim, Bhirawa. – Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menerima peserta Program Beasiswa Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) Repatriasi Tahun 2026. Sebanyak 120 peserta didik asal Jeddah, Johor Baru, Sabah, dan Kuala Lumpur mengikuti proses penjemputan, pembekalan, serta serah terima sebelum menjalani pendidikan di berbagai SMA dan SMK di Jawa Timur.. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengatakan program ADEM Repatriasi merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam memberikan akses pendidikan bagi anak-anak Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di luar negeri, khususnya anak pekerja migran Indonesia (PMI).

“Program ini merupakan program yang sangat mulia dari pemerintah pusat. Jawa Timur mendapat kepercayaan untuk membimbing mereka, tidak hanya dalam pendidikan akademik, tetapi juga memperkuat karakter sebagai generasi penerus bangsa,” ujar Khofifah.

Menurutnya, capaian peserta ADEM Repatriasi selama menempuh pendidikan di Jawa Timur menunjukkan hasil yang membanggakan. Di tahun 2026 ini, dari 90 siswa ADEM Repatriasi yang menempuh pendidikan di Jatim, sebanyak 19 siswa atau sekitar 21 persen berhasil lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), sedangkan 16 siswa atau sekitar 17 persen diterima melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).

Khofifah menilai capaian tersebut membuktikan bahwa peserta ADEM memiliki potensi akademik yang sangat baik dan mampu bersaing dengan siswa lainnya.

“Mereka memiliki peluang yang sama untuk meraih masa depan melalui pendidikan. Karena itu belajar dengan baik, disiplin, dan bertanggung jawab. Kami juga masih menunggu hasil seleksi jalur kedinasan,” katanya.

Berita Terkait :  Pemkot Batu Siapkan Tema Khusus RKPD Jawab Catatan Isu Strategis DPRD

Ia juga menegaskan penguatan karakter menjadi tanggung jawab seluruh kepala sekolah yang menerima peserta ADEM Repatriasi. Menurutnya, pendidikan karakter akan menjadi bekal penting bagi para siswa untuk kembali mengabdi kepada bangsa.

“Penguatan karakter merupakan bagian dari tugas kepala sekolah. Ini menjadi amal kebaikan dan amal jariyah bagi seluruh pendidik yang membimbing mereka,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, mengatakan Program Beasiswa ADEM Repatriasi menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam memberikan kesempatan pendidikan kepada anak-anak Indonesia yang tinggal di luar negeri.

Tahun ini, peserta yang diterima berjumlah 120 siswa, terdiri atas tujuh siswa dari Jeddah, lima siswa dari Johor Baru, 90 siswa dari Sabah, serta 18 siswa dari Kuala Lumpur.

“Sebagian peserta dari Kuala Lumpur masih menyelesaikan proses administrasi dokumen. Setelah seluruh dokumen selesai, mereka akan langsung diberangkatkan ke sekolah tujuan,” jelas Aries.

Ia menambahkan, seluruh peserta akan ditempatkan di 29 sekolah yang terdiri atas 18 SMA dan 11 SMK di 13 kabupaten/kota di Jawa Timur, yakni Kota Malang, Kota Batu, Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Kabupaten Malang, Kota Blitar, Kota Probolinggo, Lamongan, Kabupaten Pasuruan, Jember, Magetan, Ngawi, dan Ponorogo.

Menurut Aries, penyebaran sekolah tersebut merupakan bentuk komitmen Jawa Timur dalam memberikan layanan pendidikan yang merata sekaligus mendukung keberhasilan Program ADEM Repatriasi.

Berita Terkait :  HKG PKK Ke-53, Wali Kota Mojokerto Ajak Kuatkan Sinergi Tangani Stunting

“Alhamdulillah, tahun ini baik peserta ADEM Papua maupun ADEM Repatriasi kembali menunjukkan prestasi membanggakan karena banyak yang berhasil diterima melalui jalur SNBP maupun SNBT,” pungkasnya. [ina.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!