27.8 C
Sidoarjo
Thursday, July 2, 2026
spot_img

Genjot Swasembada Pangan, Pemerintah dan DPD Gelar Tanam Padi Serentak di Pasuruan


Pasuruan, Bhirawa – Upaya mengejar target swasembada pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto terus digulirkan di tingkat daerah , jajaran pemerintah daerah bersama Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI menggelar aksi tanam padi serentak semester II di Dusun Rokepuh, Desa Beji, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Kamis (2/7).

Aksi simbolis tersebut dilakukan di atas lahan seluas 3.000 meter persegi milik warga setempat. Pantauan di lokasi menunjukkan kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Pasuruan, HM Shobih Asrori, dan diikuti oleh kelompok tani lokal, hingga pejabat dan tokoh politik.

Ketua DPD Tani Merdeka Pasuruan Raya, Winaryo Sujoko, menyampaikan aksi tanam serentak itu bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari strategi memperkuat sektor agraria dan menjaga stabilitas pasokan pangan nasional.

“Aksi ini wujud komitmen kita bersama dalam mewujudkan Indonesia swasembada pangan yang dicita-citakan Presiden Prabowo Subianto. Ini harus kita laksanakan dengan sebaik-baiknya,” ujar Winaryo.

Dalam proyek percontohan ini, para petani dibebaskan memilih varietas benih padi berkualitas yang sesuai dengan karakteristik lahan mereka. Beberapa varietas yang disediakan antara lain HMS 700, Ciherang, Inpari 42, Inpari 32, hingga Situ Bagendit.

Varietas-varietas tersebut diklaim memiliki keunggulan pada daya tumbuh yang tinggi, keseragaman pertumbuhan, serta resistensi terhadap hama dan penyakit endemik.

“Yang tahu benih padi berkualitas ya petani itu sendiri. Ada yang suka Ciherang, ada yang suka Situ Bagendit, silakan. Yang penting sesuai dengan keinginan dan kebutuhan petani di lapangan,” jelaz Winaryo.

Berita Terkait :  Siapkan Puluhan Tandon Air Bersih Bantuan Provinsi Untuk Atasi Kekeringan

Sektor pertanian Indonesia kerap dikritik karena banyaknya agenda yang terjebak pada seremoni belaka tanpa dampak jangka panjang.

Menanggapi hal ini, Wakil Bupati Pasuruan, HM Shobih Asrori yang akrab disapa Gus Shobih menegaskan kegiatan bertajuk ‘Melangkah Bersama Mempertahankan Swasembada Pangan’ ini harus menjadi pemantik motivasi riil bagi petani.

Menurut Gus Shobih, sinergi lintas sektoral antara pemerintah, aparat keamanan (TNI-Polri) dan komunitas petani adalah kunci mutakhir untuk melepaskan diri dari ketergantungan impor beras.

Namun, ia juga memberikan catatan kritis agar program ini memiliki keberlanjutan (sustainability).

“Saya berharap ada terus kesinambungan, bukan hanya seremoni saja. Mari kita dukung penuh setiap program yang memberikan manfaat konkret bagi kesejahteraan petani dan masyarakat luas,” tegas Gus Shobih. [hil.gat]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!