Kota Batu,Bhirawa – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu melakukan kejadian terhadap kondisi tanah di Desa Sumbergondo, Kecamatan Bumiaji. Hal ini dilakukan menyusul terjadinya tanah ambles di desa tersebut. BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah tanah ambles ini.
Diketahui, titik lokasi tanah ambles terjadi di Jl Singorejo Gang III, RT0, RW01, Dusun Segundu, Desa Sumbergondo, Kota Batu. Musibah yang menimpa rumah Madrai ini terjadi pada malam hari.
“Kita menerima laporan terjadinya tanah ambles ini pada Senin (29/6) malam, tepatnya pukul 21.30 WIB,” ujar Suwoko, Kepala BPBD Kota Batu, Selasa (30/6).
Ia menjelaskan bahwa titik tanah ambles di rumah korban Madrai berada di bawah salah satu kamar tidur dengan dimensi sekitar 2,5 meter, lebar 2 meter, dan kedalaman 2 meter. Kondisi ini mengakibatkan pondasi rumah, khususnya pada bagian kamar tidur dan kamar mandi dalam posisi menggantung.
“Pondasi rumah yang menggantung ini berpotensi menyebabkan kerusakan yang lebih besar apabila tidak segera dilakukan penanganan,” jelas Suwoko.
BPBD Kota Batu bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) setempat, serta dibantu Pemerintah Desa Sumbergondo bergerak cepat melakukan koordinasi dan mengevakuasi barang-barang berharga milik korban.
Berdasarkan hasil kaji cepat yang dilakukan petugas BPBD Kota Batu, kejadian diduga dipicu oleh kebocoran saluran pembuangan kamar mandi. Nampaknya kebocoran ini telah berlangsung dalam waktu cukup lama. Akkhirnya, kebocoran ini menyebabkan tanah di sekitar saluran pembuangan kamar mandi menjadi labil hingga mengalami ambles.
BPBD Kota Batu merekomendasikan tindak lanjut pasca bencana. Di antaranya, pengurukan kembali area tanah yang ambles, penanganan teknis oleh dinas terkait agar kondisi bangunan kembali aman, dan risiko kejadian serupa dapat diminimalkan.
Dipastikan tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, sebagai langkah antisipasi demi keselamatan, keluarga korban Madrai untuk sementara mengungsi ke rumah tetangga sambil menunggu proses penanganan lebih lanjut.
BPBD Kota Batu juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tanah ambles. Hal ini terutama pada bangunan yang berada di atas septic tank atau memiliki kondisi tanah yang labil.
“Apabila masyarakat menemukan indikasi retakan tanah maupun bangunan, segera laporkan kepada pemerintah setempat atau BPBD Kota Batu agar dapat segera dilakukan penanganan,” tandas Suwoko. [nas.kt]


