Pemkab Lamongan, Bhirawa. – Lamongan Tempo Doeloe (LTD) Perjuangan 2026 resmi dibuka Bupati Lamongan Yuhronur Efendi di Kawasan Gajah Mada malam ini. Mengusung nuansa perjuangan dan nuansa masyarakat tempo dulu, LTD juga menjadi rangkaian peringatan Hari Jadi Lamongan (HJL) ke-457 akan memadukan layanan publik, promosi produk unggulan daerah, serta beragam hiburan masyarakat bernuansa nostalgia.
Bupati yang akrab disapa Pak Yes memberikan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang hadir menikmati suasana Lamongan Tempo Doeloe. Menurutnya, LTD ini menjadi sarana untuk mengenang kehidupan masyarakat Lamongan pada masa lalu yang damai, sejahtera, dan memiliki semangat juang tinggi.
”LTD menghadirkan gambaran suasana Lamongan tempo dulu, bagaimana masyarakat hidup dengan penuh kebersamaan dan memiliki semangat perjuangan yang kuat. Melalui kegiatan ini kita diajak mengenang sekaligus meneladani nilai-nilai itu,” tutur Pak Yes.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan, Nalikan dalam laporannya menjelaskan bahwa Lamongan Tempo Doeloe tidak hanya digelar untuk memperingati Hari Jadi Lamongan ke-457, melainkan juga memperkuat kecintaan masyarakat terhadap sejarah daerah.
Nalikan menyebutkan, kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan sejarah Lamongan tempo dulu, mempromosikan produk unggulan daerah, serta memperkuat iklim kemitraan antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Kabupaten Lamongan.
Berlangsung mulai malam ini hingga 27 Juni mendatang, LTD dimeriahkan oleh 88 stan bernuansa jadul yang diikuti organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, sekolah, dan BUMD turut meramaikan kegiatan. Selain itu, terdapat pula 50 stan UMKM yang menyajikan aneka jajanan jadul, jajanan pasar, hingga minuman tradisional unggulan yang menjadi khas daerah.
Tak hanya menghadirkan suasana nostalgia, LTD 2026 juga menjadi wadah pelayanan publik yang lebih dekat dengan masyarakat. Seperti Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan yang menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis meliputi pemeriksaan umum, cek gula darah, cek tekanan darah, dan konsultasi kesehatan untuk masyarakat.
Masyarakat yang hadir juga dapat memanfaatkan pasar murah yang menawarkan beras, minyak goreng, dan telur dengan harga terjangkau yang telah disediakan oleh Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Lamongan.
Selama empat hari pelaksanaan, tentunya masyarakat akan disuguhkan berbagai hiburan dan aktivitas menarik. Pada hari pertama dimeriahkan pertunjukan campursari, hari kedua menghadirkan demo masak oleh Asosiasi Chef Indonesia dan Orkes Selecta, hari ketiga diisi alunan musik keroncong, sedangkan hari terakhir menghadirkan Nostalgia 90-an sekaligus pengumuman pemenang stan dengan kategori desain terbaik, tema terbaik, dan pelayanan terbaik.
Melalui Lamongan Tempo Doeloe 2026, Pemerintah Kabupaten Lamongan tidak hanya mengajak masyarakat bernostalgia, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong, mengenalkan produk lokal unggulan, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin dekat dan bermanfaat bagi masyarakat. [yit.fen]


