29.5 C
Sidoarjo
Thursday, June 25, 2026
spot_img

SIG Dorong Ratusan UMKM Naik Kelas, Rumah BUMN Rembang Catat Transaksi Rp6,9 Miliar

Gresik, Bhirawa – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus memperkuat dukungan bagi ekonomi masyarakat melalui program Rumah BUMN Rembang. Sejak mulai beroperasi pada tahun 2020, unit yang dikelola anak usaha SIG, PT Semen Gresik, telah berhasil membina 580 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah agar berkembang lebih maju. Secara keseluruhan, nilai transaksi yang tercatat mencapai Rp6,9 miliar, sekaligus menyerap lebih dari 2.100 tenaga kerja setempat.

Pencapaian ini menegaskan peran Rumah BUMN SIG sebagai wadah pembinaan usaha berbasis desa. Program ini tidak hanya meningkatkan kemampuan pelaku usaha, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara merata dan berkelanjutan lewat pendampingan menyeluruh — mulai dari peningkatan kualitas barang, perluasan jangkauan pasar, hingga penguatan daya saing produk.

Sekretaris Perusahaan SIG, Vita Mahreyni, menjelaskan bahwa pembinaan UMKM merupakan bagian penting dari strategi keberlanjutan perusahaan, guna menciptakan manfaat bersama bagi masyarakat dan lingkungan sekitar operasional.

“UMKM adalah penggerak utama ekonomi daerah sekaligus penyedia lapangan kerja. Oleh sebab itu, SIG senantiasa menghadirkan program yang tepat sasaran dan berkelanjutan agar para pelaku usaha makin tangguh, berdaya saing tinggi, serta membawa dampak ekonomi yang lebih luas bagi lingkungannya,” ujarnya.

Hingga akhir tahun 2025, Rumah BUMN Rembang telah menyelenggarakan sebanyak 203 kegiatan pelatihan, meliputi peningkatan mutu produk, standarisasi, penerapan teknologi digital, pembangunan citra merek, hingga strategi pemasaran. Pendampingan ini dirancang membantu pelaku usaha menjawab tantangan sekaligus membuka peluang menembus pasar yang lebih luas.

Berita Terkait :  Semarakkan Hari Pelanggan Nasional, PLN Sambung Listrik 14.424 Masyarakat Pra Sejahtera

Salah satu contoh nyata keberhasilan dirasakan Bella Ayu Paramitha, pemilik usaha batik Sekar Mulyo asal Rembang. Berkat bimbingan yang diterima, omzet usahanya kini mencapai sekitar Rp100 juta setiap bulan dan mampu menggaji puluhan karyawan tetap serta ratusan tenaga kerja harian dari berbagai desa di wilayah tersebut.

Lebih dari sekadar pusat pelatihan, Rumah BUMN Rembang kini berperan sebagai ekosistem usaha yang menyatukan pembinaan, jaringan kerja sama, hingga akses pemasaran berbasis teknologi. Langkah ini sejalan komitmen SIG membangun kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus memperkokoh struktur ekonomi daerah berpotensi lokal.

Vita menambahkan, keberhasilan Rumah BUMN Rembang kini menjadi salah satu contoh model kemitraan antara BUMN dan masyarakat pedesaan. Ke depannya, SIG akan terus memperluas dampak positif lewat peningkatan kemampuan pelaku usaha, penyempurnaan kualitas produk lokal, serta membuka akses pasar hingga tingkat nasional maupun internasional.[kim.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!