Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin,
Pemkab Tulungagung, Bhirawa.
Pemkab Tulungagung saat ini tengah menyiapkan dana untuk penyelenggaraan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak dan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXII tingkat Jawa Timur pada tahun 2027 mendatang. Anggaran yang disipkan mencapai sekitar Rp 50 miliar.
Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, Rabu (24/6), mengungkapkan sudah melakukan pencadangan anggaran untuk penyelenggaraan dua event besar itu.
“Pencadangan di tahun 2026 ini dan anggaran tambahan di tahun 2027,” ujarnya.
Ia menyebut semua anggaran itu berasal dari APBD Kabupaten Tulungagung. “Dari APBD murni. Bukan PAK (Perubahan Anggaran Keuangan),” terangnya.
Sementara itu, Pj Sekda Tulungagung, Tri Hariadi, menambahkan penyelenggaraan pilkades serentak dan MTQ XXXII tingkat Jatim pada tahun depan disiapkan anggaran sekitar Rp 50 miliar.
“Kalau untuk pilkades serentak memakan biaya Rp 30 miliar lebih kurang,” katanya.
Sedang untuk MTQ, menurut dia, diperkiraan membutuhkan biaya sekitar 20 miliar. Rinciannya, pendukung persiapan fisik di Stadion Rejoagung sebesar Rp 10 miliar dan kegiatan yang di lewatkan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Tulungagung sekitar Rp 8 miliar.
“Jadi secara keseluruhan untuk biaya dua kegaiatan besar tahun depan sekitar Rp 50 miliar,” paparnya.
Seperti diketahui, pilkades serentak di Tulungagung pada tahun 2027 akan diikuti sebanyak 243 desa di seluruh wilayah Kabupaten Tulungagung. Rencannya, penyelenggaraan pilkades serentak 2027 dilakukan pada bulan September – Oktober 2027, dengan persiapan pada bula April 2027.
Sedang untuk penyelenggaraan MTQ XXXII tahun 2027, rencananya akan diselenggarakan pada September 2027. Penunjukan Tulungagung sebagai tuan rumah MTQ XXXII tahun 2027 disahkan melalui penyerahan bendera estafet MTQ pada MTQ XXXI di Kabupaten Jember tahun 2025 lalu. [wed.hel].


