28.3 C
Sidoarjo
Tuesday, June 23, 2026
spot_img

YPTA Surabaya Perkuat Kolaborasi SDM Lewat Outbound Sustainable Improvement


Surabaya, Bhirawa – Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya menggelar kegiatan Outbound Sustainable Improvement 2026 sebagai upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) dan budaya kolaboratif di lingkungan institusi. Kegiatan bertema “Patriot Merah Putih dalam Aksi, Kolaborasi Tanpa Henti” tersebut berlangsung pada 19-21 Juni 2026 di Batu, Jawa Timur, dan diikuti seluruh jajaran struktural administrasi serta struktural akademik YPTA Surabaya.

Pengawas YPTA Surabaya, Ir. Bantot Sutriono, M.Sc., menegaskan bahwa penguatan kualitas SDM menjadi faktor penting dalam mendukung target YPTA menuju World Class University. “Kekuatan sumber daya itu bisa diarahkan untuk meraih World Class University. Yang paling ditekankan yaitu pada kualitas akademik,” ujarnya, Selasa (23/6).

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pengawas dan pengurus YPTA Surabaya, Rektor Untag Surabaya beserta jajaran, Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABP PTSI), serta sejumlah mitra YPTA Surabaya.

Direktur Direktorat Sumber Daya Umum dan Manusia (DUSDM) YPTA Surabaya sekaligus Ketua Pelaksana, Eddy Wahyudi, S.H., M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin dua tahunan yang bertujuan memperkuat kebersamaan sekaligus menyegarkan semangat kerja seluruh civitas YPTA Surabaya.

“Kegiatan ini untuk mempererat persatuan dan juga me-refresh semangat kerja setelah selama ini bekerja keras. Harapannya dapat membangkitkan kembali semangat kerja di lingkungan YPTA Surabaya,” katanya.

Berita Terkait :  DPRD Jombang Godok Raperda Perlindungan Pendidik

Pada hari pertama, peserta mendapatkan pembekalan terkait budaya kerja, pengelolaan konflik, wawasan kebangsaan, serta penguatan semangat kerja inspiratif dan kolaboratif. Ketua YPTA Surabaya, J. Subekti, S.H., M.M., juga memberikan materi mengenai nasionalisme dan patriotisme sebagai nilai yang harus terus diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Selain itu, Ketua Umum ABP PTSI, Prof. Dr. Thomas Suyatno, memberikan arahan mengenai tantangan perguruan tinggi swasta dalam menjaga keberlanjutan institusi di tengah dinamika perubahan zaman. Ia menekankan pentingnya mencetak kader bangsa yang memiliki karakter kuat.

Memasuki hari kedua, peserta mengikuti berbagai kegiatan fun offroad dan tantangan kelompok yang dirancang untuk mengasah kerja sama tim, komunikasi, serta kemampuan pemecahan masalah. Kegiatan berlangsung di sejumlah lokasi di Kota Batu, termasuk kebun apel dan kawasan wisata Coban Talun.

Pada malam hari, peserta mengikuti Gala Dinner bertema Pesona Indonesia Budaya Nusantara. Sebanyak 12 kelompok mewakili berbagai daerah di Indonesia menampilkan drama, dialog, hingga tarian daerah dengan mengenakan busana adat masing-masing.

Sementara itu, hari ketiga diisi dengan kegiatan outbound team building yang difokuskan pada penguatan kolaborasi, kepemimpinan, komunikasi, dan problem solving lintas unit kerja. Pada sesi puncak, seluruh peserta bergabung dalam satu tim besar untuk menyelesaikan tantangan bersama sebagai simbol persatuan dan kerja sama.

Ketua YPTA Surabaya, J. Subekti, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan menjadi sarana memperkuat semangat kebersamaan dalam mengabdi melalui YPTA Surabaya. “Semua kompak, semua bersatu dalam satu tekad untuk mengabdi kepada Indonesia melalui YPTA Surabaya,” ujarnya.

Berita Terkait :  Pakar UM Surabaya Sorot Gaya Komunikasi Menkeu

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut mendapat apresiasi dari peserta. Kepala Laboratorium Sistem Tenaga Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Untag Surabaya, Izzah Aula Wardah, S.ST., M.Eng.Sc., menilai konsep kegiatan tersusun dengan baik dan mampu mendorong peserta untuk saling mengenal serta berkolaborasi.

Senada, Wakil Kepala Sekolah SMPTAG Surabaya, Aditya Yoastara, S.Pd., menyebut kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk menyatukan visi antarunit di lingkungan YPTA Surabaya.

“Selama tiga hari ini menjadi momentum luar biasa untuk menyatukan visi SMPTAG, SMATAG, dan Untag Surabaya dalam satu kesatuan YPTA. Saya belajar meruntuhkan ego sektoral demi membangun sinergi antara tim akademik dan administrasi,” ujarnya. [ina.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!