29 C
Sidoarjo
Monday, June 22, 2026
spot_img

Wali Kota Kediri Dampingi Menteri PPPA Tinjau KWT Flamboyan

Pemkot Kediri, Bhirawa
Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati mendampingi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi saat melakukan kunjungan ke Kelurahan Ketami, Kota Kediri.

Dalam kunjungan ini, Menteri PPPA melihat langsung hasil kegiatan Kelompok Wanita Tani (KWT) Flamboyan Kelurahan Ketami yang dinilai berhasil memperkuat ketahanan pangan berbasis masyarakat.

Menteri PPPA memberikan apresiasi terhadap peran KWT Flamboyan dalam membangun kemandirian pangan di tingkat kelurahan. Menurutnya, keberadaan kelompok perempuan tersebut menjadi contoh bahwa masyarakat mampu mengoptimalkan potensi wilayah untuk memenuhi kebutuhan secara mandiri.

”Ketika saya baru masuk ke ruangan ini dan melihat hasil yang ada, saya yakin apa yang dicita-citakan Bapak Presiden bisa berhasil di Kota Kediri. Karena yang diinginkan Bapak Presiden adalah setiap desa bisa mandiri,” ujar Arifatul.

Arifatul Choiri menjelaskan, kemandirian yang dimaksud ketika kebutuhan masyarakat di suatu wilayah dapat dipenuhi warga setempat melalui potensi yang dimiliki. Menurutnya, KWT Flamboyan tidak hanya menjadi kegiatan bercocok tanam, tetapi juga menjadi gerakan strategis dalam membangun kemandirian, memperkuat ketahanan wilayah, serta mendukung kedaulatan pangan.

”Saya ingin menyampaikan pesan dari Bapak Presiden bahwa kita harus berkolaborasi agar setiap desa atau kelurahan bisa mencukupi kebutuhannya sendiri. Kelurahan ini sudah memulai dengan Kelompok Wanita Tani, bahkan produknya sudah dijual ke beberapa tempat,” jelasnya.

Berita Terkait :  Diduga Tanpa Lelang Pengadaan Perangkat Smart Village Dana Desa Tembus Rp3,6 M di Sampang

Menteri PPPA juga mengajak Pemerintah Kota Kediri untuk terus menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ketahanan pangan keluarga. Ia menilai keterbatasan lahan bukan menjadi hambatan karena masyarakat dapat memanfaatkan pekarangan rumah dengan berbagai media tanam, termasuk polybag.

”Dengan tumbuh kesadaran untuk menanam tanaman yang dapat dikonsumsi sebenarnya bukan hanya berdampak secara ekonomi. Namun juga oksigen di lingkungan akan lebih baik,” ungkapnya.

Arifatul Choiri juga menekankan pentingnya membangun keluarga yang kuat melalui peran orang tua, perlindungan terhadap perempuan dan anak, serta menciptakan lingkungan keluarga yang aman dan harmonis.

”Perempuan berdaya, anak terlindungi, menuju Indonesia Emas 2045,” tutupnya.

Sementara itu, Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati menyampaikan, kunjungan Menteri PPPA menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya dalam mendorong pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, serta ketahanan pangan berbasis keluarga.

Menurutnya, perempuan memiliki peran sentral dalam kehidupan keluarga, mulai dari mengelola kebutuhan rumah tangga, memastikan kecukupan gizi, mengembangkan usaha produktif, hingga mendidik generasi penerus bangsa.

”Perempuan memiliki peran sentral dalam mengelola kebutuhan rumah tangga, memastikan kecukupan gizi keluarga, mengembangkan usaha produktif, hingga mendidik generasi penerus bangsa. Karena itu, Pemerintah Kota Kediri terus menghadirkan berbagai program pemberdayaan perempuan,” terang Vinanda. [van.nov.fen]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!