28.3 C
Sidoarjo
Tuesday, June 16, 2026
spot_img

Respons Cepat JSC Dinsos Jatim Seberangi Dua Perkara Warga Rentan di Surabaya

Surabaya, Bhirawa
Jatim Social Care (JSC) Tim Respon Kasus Dinas Sosial (Dinsos) Jatim bergerak cepat menyelamatkan warga rentan di wilayah berbeda di Kota Surabaya. Mereka berhasil memediasi konflik pengasuhan tiga anak terlantar sekaligus mendampingi keluarga penderita stroke yang terhimpit ekonomi.

Pada aksi pertama di Banyu Urip Kidul, Kecamatan Sawahan, tim JSC menuntaskan masalah pengasuhan tiga anak perempuan yang ibunya kini berada di Liponsos Surabaya akibat penyakit kronis. Ketiga anak yang masih menempuh pendidikan SMP dan SMK tersebut sebelumnya menumpang di rumah Ketua RT setempat.

Namun, seiring berjalan waktu, pola asuh ini memicu kecemburuan sosial dari anak kandung sang pengasuh.Guna mengutamakan masa depan anak, tim JSC langsung menggelar mediasi bersama pihak kelurahan, Ketua RT, dan Bhabinkamtibmas.

Pertemuan tersebut menyepakati pemindahan ketiga anak ke tempat tinggal yang lebih kondusif. Tim kini tengah mengupayakan penempatan mereka ke rumah singgah, lembaga pengasuhan, atau pondok pesantren di Surabaya agar pendidikan mereka tidak terputus.

“Pendampingan kami bertujuan memastikan hak-hak anak tetap terpenuhi, terutama hak memperoleh pengasuhan yang layak dan akses pendidikan yang berkelanjutan,” ujar Anggota JSC Tim Respon Kasus, Nursoleh.

Sehari berselang, Jumat (12/6/2026), tim JSC melanjutkan misi kemanusiaan dengan mendatangi rumah kos keluarga Rudianto di Surabaya. Kondisi keluarga ini sangat memprihatinkan setelah Rudianto terserang stroke dan penyakit jantung, sementara sang istri, Nanik Listyowati (49), mengidap tumor perut.

Berita Terkait :  Nerenungkan Kembali Bahaya Latent Merokok

Nanik terpaksa menjadi tulang punggung tunggal dengan bekerja sebagai pembantu rumah tangga dan penjaga stan es teh berpenghasilan Rp65 ribu per hari. Ironisnya, verifikasi data di lapangan mengungkap bahwa keluarga miskin ini tidak lagi menerima bantuan sosial karena sering berpindah tempat tinggal.

Menanggapi temuan tersebut, tim JSC segera melengkapi data asesmen untuk memulihkan hak bansos mereka melalui mekanisme sanggah desil ke pemerintah setempat. Selain itu, tim juga mengupayakan bantuan rombong dan modal usaha agar Nanik dapat mengembangkan usaha jualan es teh dan rujak demi mendongkrak pendapatan keluarga.

Melalui aksi nyata seperti ini, Dinsos Jatim terus berupaya membuktikan komitmennya dalam menghadirkan layanan sosial yang responsif, adaptif, dan berpihak penuh pada keselamatan serta pemberdayaan masyarakat kecil di Jawa Timur.[rac.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!