28.9 C
Sidoarjo
Saturday, June 13, 2026
spot_img

Mahasiswa Kimia Unesa Cipta Inovasi Pangan Bioteknologi


Surabaya, Bhirawa
Program Studi S-1 Kimia dan Program Studi S-1 Pendidikan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mengadakan Gelar Karya Produk Inovatif 2026 bertajuk “Kolaborasi Inovasi, Kreasi Tanpa Batas” di kawasan Joglo Kimia, Gedung C5 serta Gedung C6.

Kegiatan tersebut bertujuan memperkenalkan berbagai produk inovatif yang dihasilkan melalui kolaborasi empat mata kuliah, yaitu Kimia Pangan, Kewirausahaan, Pengembangan Produk Bioteknologi, dan Multipresentasi Kimia. Kamis, (11/6/2026)

Dosen pengampu mata kuliah Kimia Pangan, Prima Retno Wikandari mengatakan Mahasiswa kelompok Kimia Pangan menghadirkan berbagai inovasi berbahan dasar umbi, yang diolah menjadi aneka produk makanan dan minuman, dimana mereka memilih umbi sebagai bahan utama sebab potensi umbi-umbi lokal masih belum banyak dimanfaatkan secara optimal.

“Dengan inovasi pengolahan yang tepat, umbi menjadi pangan fungsional yang memiliki nilai tambah serta memberikan manfaat kesehatan, seperti kandungan probiotik dan antioksidan,” jelasnya.

Koordinator Progarm Studi S-1 Kimia, Amaria mengukapkan kegiatan tidak hanya melatih kemampuan kolaborasi antar mahasiswa, tapi memperkuat sinergi antar dosen dalam pelaksanaan pembeljaran berbasis proyek.

“Berharap semakin banyak dosen menerapakan metode Project-Based Learning (PjBL) sehingga gelar karya serupa dpat berlangsung lebih meriah dan berdampak lebih luas,” katanya.

Amaria menyampaikan ke depan gelar karya dapat dikembangkan menjadi sebuah acara yang lebih besar dengan melibatkan para mitra industri, sehingga terbuka peluang kerja sama dan kemitraan yang mendukung pengembangan inovasi mahasiswa.

Berita Terkait :  20.859 Peserta Ikuti UTBK UB, 16 orang Diantaranya Disabilitas

Sementara itu, mahasiswi Progaram Studi Kimia, Sajida Az Zahrah Putri Hasyim menceritakan kesulitan dihadapi menemukan komposisi bahan yang tepat supaya rasa dan tekstur BrownLite menyerupai brownies biasa, meskipun menggunakan konsep rendah gulda dan rendah kalori,” paparnya.

“Pada kelompok Pengembangan Produk Bioteknologi, mahasiswa mengaplikasi berbagai mikroorganisme dalam proses pengembangan produk, salah satunya bakteri Lactobacillus plantarum B1765, melalui pemanfaatan mikroorganisme menghasilkan produk minuman dan tepung fermentasi yang mengandung prebiotic serta berbagai senyawa fungsional lain yang bermanfaat bagi Kesehatan,” ucapnya. [ren.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!