27.3 C
Sidoarjo
Monday, June 8, 2026
spot_img

Kalahkan Pemanjat Elit Dunia, Sabet Emas Kelas Lead di World Climbing Series Praha 2026

Cah Kediri Cetak Sejarah

Kota Kediri, Bhirawa
Atlet panjat tebing Indonesia asal Kota Kediri, Putra Tri Ramadani, mencatatkan sejarah dengan meraih medali emas nomor lead pada ajang World Climbing Series Praha 2026 yang berlangsung di Praha, Senin (8/6).

Putra menjadi atlet Indonesia pertama yang berhasil meraih gelar juara nomor lead dalam ajang bergengsi tingkat dunia tersebut.

Pada babak final, atlet kelahiran 26 Oktober 2005 itu tampil impresif saat menghadapi tujuh pemanjat elite dunia. Ia bersaing dengan sejumlah nama besar seperti Sorato Anraku, Neo Suzuki, Satone Yoshida, Adam Ondra, Luka Potocar, Filip Schenk, serta Jakob Schubert.

Putra berhasil membukukan skor 43, unggul atas Neo Suzuki yang meraih medali perak dengan skor 39 dan Jakob Schubert yang meraih medali perunggu dengan skor 37. Hasil tersebut memastikan Putra berdiri di podium tertinggi sekaligus mengibarkan Merah Putih di ajang panjat tebing dunia.

Prestasi ini menjadi puncak dari perjalanan Putra di nomor lead. Sebelumnya, pada World Climbing Series Koper 2025 di Slovenia, ia berhasil menembus final dan finis di peringkat keenam. Dalam kurun waktu kurang dari satu tahun, Putra mampu meningkatkan performanya hingga berhasil meraih gelar juara.

“Ini adalah final kedua saya dan emas pertama. Tentu sangat bahagia karena rute di final sangat sulit, terutama di bagian atas sampai tangan saya terasa sangat lelah. Emas ini menjadi motivasi untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama Indonesia,” kata Putra.

Berita Terkait :  Satukan Langkah dan Persepsi, Bupati Madiun Ajak Pilar Sosial Bersenergi Tekan Kemiskinan

Meski berhasil meraih hasil terbaik, Putra mengaku masih memiliki sejumlah hal yang perlu diperbaiki untuk menjaga konsistensi penampilannya di level internasional.

“Pekerjaan rumahnya adalah saat orientasi jalur dan mengatasi rasa grogi,” tambahnya.

Keberhasilan Putra mendapat apresiasi dari KONI Kota Kediri. Humas KONI Kota Kediri, Rino Hayyu Setyo, menyebut prestasi tersebut sebagai kebanggaan besar bagi Kota Kediri sekaligus Indonesia.

Menurut Rino, Putra merupakan atlet potensial yang telah menunjukkan kualitas sejak membela Kota Kediri. Potensinya kemudian mendapat perhatian Federasi Panjat Tebing Indonesia hingga dipanggil memperkuat pelatnas pada 2025.

“Ini sangat membanggakan Kota Kediri, bahkan mengharumkan nama Indonesia di dunia, khususnya pada nomor lead panjat tebing,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Rino menjelaskan keberhasilan Putra menjadi motivasi bagi pembinaan olahraga panjat tebing di Kota Kediri. Saat ini, Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Kediri bersama KONI terus melakukan pembinaan dan penjaringan atlet muda berbakat agar lahir generasi penerus yang mampu mengikuti jejak Putra.

Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai ajang pembinaan dan pencarian bakat, termasuk pemantauan atlet potensial dalam Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) beberapa waktu lalu.

“KONI Kota Kediri akan terus berkoordinasi dengan FPTI, termasuk menyelenggarakan event-event kejuaraan yang dapat menambah jam terbang atlet. Harapan kami, akan lahir lebih banyak atlet berprestasi dari Kota Kediri yang mampu bersaing di tingkat provinsi, nasional hingga internasional,” tandasnya.

Berita Terkait :  Kampus UMM Pionir Pendiri UKM E-sport di Malang

Keberhasilan Putra Tri Ramadani menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga yang berkelanjutan mampu melahirkan atlet kelas dunia. Prestasi tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Kota Kediri, tetapi juga menambah catatan manis bagi olahraga Indonesia di kancah internasional. [van/nov.gat]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!