27 C
Sidoarjo
Monday, May 25, 2026
spot_img

Wukuf dan Jamarat

Jamaah haji seluruh dunia mempersiapkan diri menjalani rukun (seremonial prosesi) wajib haji, melaksanakan wukuf di Padang Arofah. Tidak dianggap menunaikan haji manakala tidak wukuf di Arofah. Sehingga calon jamaah haji (CJH) yang sakit akan “di-safari wukuf-kan” di dalam kendaraan ambulance. Bahkan yang sakit parah tetap dibawa ke Arofah dengan berbagai selang (infus dan bantuan pernafasan) tetap menempel di tubuh. Sedangkan CJH yang meninggal akan “di-badal-kan” (diwakili petugas haji).

Kafilah haji Indonesia menjadi rombongan haji terbesar seluruh dunia. Bersama CJH dari bangsa-bangsa seluruh dunia, berbondong-bondong menuju kawasan Arofah. Bersama-sama melaksanakan Wukuf pada hari Selasa, 26 Mei 2026. Tiada jamaah yang boleh ditinggal. Bahkan yang sakit dalam perawatan ICU, akan diangkut dengan bus khusus. Di-safari wukuf-kan dengan alat tindakan medis yang menempel. Sebanyak 3 juta jamaah dari seluruh dunia berkumpul pada satu area.

Harus diakui, hidup dalam tenda raksasa, berisi antara 100 hingga 370 orang per-tenda, memiliki sensasi ke-bersama-an mendalam. Selama beberapa dekade pemerintah kerajaan Arab Saudi (KSA) berupa meng-inovasi pelaksanaan wukuf. Terutama aspek hifdzun nafs (keselamatan) jiwa, dan kenyamanan jamaah. Wukuf di padang Arofah, menjadi puncak ritual ibadah haji. Setiap tenda biasanya terdapat pembacaan khutbah.

Secara harfiah, wukuf bermanka “berdiam diri.” Maksudnya, jamaah haji dari seluruh penjuru dunia wajib “berdiam diri” untuk merenungi perjalanan hidup. Sekaligus meng-ingat kebesaran Allah. Sedangkan frasa Arofah, bermakna “mengetahui.” Maka di padang Arofah, setiap orang diharapkan ber-kontemplasi mengenali diri sendiri (bahwa seluruh makhluk adalah ciptaan Allah). Tiada daya (kekayaan) dan kekuatan (kekuasaan), kecuali hanya pemberian Allah. Serta hanya dengan kuasa Allah, segala kekuasaan dan kekayaan akan dicabut.

Berita Terkait :  Genk Motor Gaza vs Allstar, PN Kota Probolinggo Vonis Dua Pelaku Dua Hari, Tiga Pelaku Ditipiring

Padang Arofah, berada di propinsi Makkah, memiliki wilayah yang cukup luas untuk ukuran kota di Arab Saudi. Diperkirakan luasnya mencapai 12 juta meter persegi (hanya 2% luas Jakarta). Kapasitasnya tecermin dari jumlah jamaah haji biasanya mencapai 3 juta orang setiap periode wukuf per-tahun. Sejak zaman awal peradaban, Arofah dikenal memiliki sejarah, dan ke-nostalgi-an paling masyhur di dunia. Terdapat jabal (bukit) Rahmah, tempat pertemuan kembali Adam dengan Hawa, di muka bumi.

Saat ini kepadatan di area Arofah mencapai 0,4 M2 per-orang, menjadi terpadat di dunia. Dahulu Arofah sangat tandus. Tetapi saat ini telah rindang, ditumbuhi sekitar 100 ribu pohon di sepanjang jalan utama. Nama Soekarno, Presiden RI yang pertama melekat pada pohon di kawasan Makkah, yang disebut Syajar Soekarno. Yakni, pohon Mindi, ditanam pada areal seluas 1.250 hektar. Dilumuri tanah Indonesia, agar tetap subur. Seluruh jamaah haji bisa berteduh di bawah pohon mindi.

Setelah wukuf, setiap jamaah haji akan melaksanakan lempar jumrah, di lokasi Jamarat, berupa tugu sasaran lempar. Selama beberapa dekade area jamarat bagai “killing field” yang patut diwaspadai pemerintah Indonesia. Sering terjadi kecelakaan, dengan korban jiwa cukup banyak. Penyebabnya, jalur berangkat dengan jalur pulang, tidak dipisah. Lempar jumrah, merupkana ritual wajib haji. Pelaksanaannya boleh di-wakil-kan. Setiap CJH melaksanakan 3 kali lemparan, berselang hari.

Berita Terkait :  Polres Probolinggo Kota Bersama Bulog Stabilkan Harga Beras melalui GPM

Untuk jamaah haji Indonesia, biasanya menempuh jarak (minimal) 3 Km. Dari tenda ke lokasi jamarot menjadi 6 Km. Memerlukan persiapan fisik (dan mental) ekstra. Bahkan seluruh jamaah Indonesia wajib dalam satu rombongan, satu komando. Petugas haji yang barfu menunaikan ibadah, sebaiknya menyesuaikan diri dalam panduan pembimbing ibadah haji dari KBIHU yang telah sering membimbing jamaah.

——— 000 ———

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!