28.4 C
Sidoarjo
Tuesday, June 9, 2026
spot_img

National Hospital Ajak Masyarakat Kenali Gejala Varises dan Penanganan Metode Terbaru

Pilihan terapi di National Hospital diantaranya obat venoaktif, skleroterapi (menyuntikkan larutan khusus ke pembuluh darah bermasalah), EVLT atau Endovenous Laser Therapy (menggunakan energi panas dari sinar laser untuk menutup dan menghancurkan pembuluh darah vena bermasalah dari dalam).

Tanpa bekas luka, Minim Rasa Sakit dan Pulih Lebih Cepat

Surabaya, Bhirawa
Varises kerap dianggap sebagai masalah yang mengganggu penampilan atau estetika hingga perlu perawatan layaknya merawat kecantikan. Padahal, varises sebenarnya adalah penyakit pembuluh darah.
Varises adalah gangguan pada sistem peredaran darah (kardiovaskular), tepatnya pada pembuluh balik (vena).

Kondisi ini ditandai dengan pembengkakan atau pelebaran pembuluh darah akibat kerusakan katup vena, sehingga darah menumpuk dan pembuluh terlihat menonjol berwarna biru atau ungu.

Maka dari itu, penangannya pun harus selayaknya penanganan pada penyakit alias harus mendapatkan perawatan medis.
Terlebih, varises bisa menjadi penyakit kronis atau yang dikenal dengan Chronic Venous Insufficiency (CVI) atau Insufisiensi Vena Kronis.

Berangkat dari itu, National Hospital bekerjasama dengan Jayanata menggelar talkshow bertema Learn more with us Comprehensive Therapy in Managing Varices ‘Kaki Indah Bebas Varises’ pada Sabtu, 23 Mei 2026.

Dalam acara itu, hadir Spesialis Bedah Toraks dan Kardiovaskular, dr. Edwin Yosef Widjaja, M.Ked.Klin.Sp.BTKV, Subsp. JD (K), FIATCVS, FICS dan Head Aesthetic Doctor at Jayanata, dr. Amelia Gonta W. Dipl.Cibtac (AAM).

Berita Terkait :  Komitmen Tekan Emisi Karbon, PGN - POSCO International Teken Joint Study Agreement Terkait CCS

Dokter Edwin mengungkapkan kalau ada gejala dan tanda klinis yang dialami penderita CVI. “Gejala klinis Varises Kronis itu diantaranya nyeri pada tungkai, sensasi terbakar, kaki terasa berat, pembengkakan, serta timbul rasa gatal. Sementara tanda klinisnya itu telangiektasia (spider veins/vena dengan garis mirip sarang laba-laba), vena yang menonjol, edema (pitting maupun non-pitting), perubahan kulit (atrofi putih/atrophie blanche, dermatitis, purpura) hingga ulkus/luka pada tungkai,” terangnya, Senin (25/5).

Untuk mengatasinya, ada beberapa pilihan terapi yang bisa dilakukan di National Hospital diantaranya obat venoaktif, skleroterapi (menyuntikkan larutan khusus ke pembuluh darah bermasalah), EVLT atau Endovenous Laser Therapy (menggunakan energi panas dari sinar laser untuk menutup dan menghancurkan pembuluh darah vena yang bermasalah dari dalam).

RFA atau Radiofrequency Ablation (menggunakan energi gelombang radio untuk menghasilkan panas untuk mematikan jaringan abnormal atau saraf tertentu), EVCA (Endovenous Cyanoacrylate Ablation) atau Lem Medis (menggunakan lem bedah khusus untuk menutup pembuluh darah yang bermasalah dari dalam), hingga operasi/pembedahan (mengatasi varises dengan cara menutup, mengikat atau mengangkat pembuluh darah yang bermasalah.

Selain itu, National Hospital memiliki pusat unggulan Vascular & Vein Clinic yang menawarkan layanan spesialis terpadu yang dirancang khusus untuk perawatan vascular dan vena. Keunggulan National Hospital Vascular & Vein Clinic terletak pada tim dokter ahli yang tidak hanya siap memberikan diagnosis akurat, tetapi juga perawatan holistik dan berkelanjutan. [riq.hel]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!