29.5 C
Sidoarjo
Sunday, May 17, 2026
spot_img

40 KDKMP Beroperasi, Bupati Madiun Fasilitasi Armada Roda 3 dan 4 untuk Dongkrak Usaha Desa

Pemkab Madiun, Bhirawa
Pemerintah Kabupaten Madiun bersama Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) menyerahkan bantuan sarana prasarana (sarpras) berupa kendaraan operasional roda 3 dan roda 4 kepada 40 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Kabupaten Madiun yang statusnya sudah aktif beroperasi, di Pendopo Ronggo Djoemeno, Sabtu (16/5/2026).

Fasilitas kendaraan dihadirkan untuk menyokong mobilitas usaha koperasi, terutama pasca-selesainya pembangunan gerai fisik. Melalui dukungan logistik yang kuat, pemerintah berharap 40 koperasi ini dapat langsung ‘tancap gas’ menjadi motor penggerak ekonomi yang mandiri dan produktif.

Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto, SH MAk mengatakan bahwa, aset kendaraan operasional baru menuntut tanggung jawab dan integritas tinggi dari para pengelolanya. Pemerintah Daerah mengingatkan para Kepala Desa dan Camat agar memastikan manajemen koperasi diisi oleh SDM yang tepercaya agar aset daerah ini tidak disalahgunakan.

“Kita rawat bersama-sama, Pak Kepala Desa dan Pak Camat adalah sebagai salah satu anggota pengawas di KDKMP. Mari kita awasi dengan baik, mudah-mudahan generasi kita yang melaksanakan ini bisa menjalankan koperasi ini dengan baik, sesuai dengan apa yang diharapkan oleh pemerintah,” harapnya.

Sementara itu, untuk peningkatan kapasitas SDM, Bupati Hari Wuryanto menyebut, Pemkab. Madiun mengintegrasikannya dengan sektor ekonomi. “Kita kerja sama dengan Dinas Koperasi, latihan-latihan untuk peningkatan kapasitas SDM-nya akan kita bantu, dan kita akan integrasikan dengan sektor-sektor ekonomi lainnya supaya KDKMP ini nanti menjadi salah satu penggerak ekonomi di desa,” jelasnya.

Berita Terkait :  Bandara Dhoho Kediri Diresmikan Bersama Ground Breaking Akses Jalan Tol

Selain itu, lanjut Bupati Madiun, adanya KDKMP diharapkan dapat bekolaborasi dengan 52 SPPG yang ada khususnya untuk pasokan kebutuhan. Dalam kesempatan yang sama, Dandim 0803 Madiun, Letkol infantri, I Nyoman Adhi Saputra menjelaskan bahwa pendistribusian sarana dan prasarana ini akan dilakukan secara bertahap.

“Kekurangannya ini pengirimannya bertahap karena keterbatasan akomodasi pengiriman sarana angkutnya. Bertahap kendaraannya, motor roda tiganya, gerobaknya, dan yang lain-lainnya itu, termasuk AC dan perangkat yang lain,” kata Dandim.[dar.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!