28.2 C
Sidoarjo
Tuesday, May 5, 2026
spot_img

Bupati Pasuruan Tegaskan Perang Lawan Narkoba Harus Dimulai dari Akar Rumput

Pemkab Pasuruan, Bhirawa
Perang melawan peredaran gelap narkotika di Kabupaten Pasuruan memasuki babak baru dengan penguatan basis massa di tingkat akar rumput. Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo menegaskan, keterlibatan aktif pemuda desa menjadi kunci utama untuk memutus rantai penyalahgunaan barang haram yang kian mengancam generasi produktif.

Langkah strategis ini diwujudkan melalui pengukuhan 72 anggota Kelompok Pemuda Anti Narkoba (KOPAN) se-Kabupaten Pasuruan yang digelar di Auditorium Mpu Sindok, Senin (4/5) petang kemarin. Para pemuda itu diproyeksikan menjadi mata dan telinga pemerintah serta aparat penegak hukum dalam mendeteksi dini peredaran narkoba di lingkungan terkecil.

Dalam arahannya, Bupati yang akrab disapa Mas Rusdi ini menyatakan tantangan pemberantasan narkoba saat ini semakin kompleks. Narkoba tidak lagi hanya menyasar kawasan perkotaan, tetapi sudah merambah ke pelosok desa melalui berbagai modus operandi.

”Ini menjadi tugas kita bersama. Salah satu pihak yang berperan paling penting adalah pemuda. Mengapa, karena mereka adalah target utama pengedar, tapi di sisi lain, mereka adalah agent of change yang paling efektif untuk menciptakan lingkungan sehat,” ujar Mas Rusdi di hadapan para Pengurus KIPAN (Kader Inti Pemuda Anti Narkoba) dan perwakilan BNNK Pasuruan.

Menurut Mas Rusdi, pendekatan formal dari aparat penegak hukum perlu didukung oleh pendekatan persuasif dari sesama pemuda. ”Kami yakin, informasi mengenai bahaya narkoba akan lebih mudah diterima jika disampaikan oleh rekan sebaya ketimbang melalui sosialisasi satu arah yang kaku,” tambah Mas Rusdi.

Berita Terkait :  Usia Muda, Pebulutangkis Sampang Gabung Pelatnas PBSI

Bupati Pasuruan juga mewanti-wanti agar pembentukan KOPAN tidak berhenti pada seremoni pelantikan semata. Dan meminta 72 anggota yang baru dilantik segera melakukan koordinasi lintas sektor di wilayah masing-masing untuk menyusun rencana aksi yang konkret.

”Yang paling penting itu actionnya. Karena masalah Narkoba ini isu global yang diperangi semua negara. Mari kita niatkan ibadah demi membantu pemerintah memerangi narkoba sampai tuntas,” tegas Mas Rusdi.

Instruksi ini sejalan dengan target Pemkab Pasuruan untuk menurunkan angka prevalensi Narkoba secara signifikan. Kehadiran KOPAN diharapkan mampu mengisi ruang kosong dalam upaya pencegahan yang selama ini sulit dijangkau oleh otoritas resmi secara harian. Keberanian pemuda untuk terjun langsung sebagai relawan anti-narkoba mendapat apresiasi tinggi dari orang nomor satu di Kabupaten Pasuruan.

Mas Rusdi menyatakan terima kasih kepada seluruh elemen yang selama ini bekerja dalam sunyi, mulai dari BNNK, Kepolisian, TNI hingga para relawan di tingkat desa.

”Saya berterima kasih kepada BNNK, Polres Pasuruan, Polres Pasuruan Kota dan semua aparat penegak hukum yang dengan sukarela membantu penanggulangan narkoba di wilayah kita,” tambah Mas Rusdi.

Sementara itu, Ketua KIPAN Kabupaten Pasuruan, Moch Syihabuddin menjelaskan, KOPAN akan bergerak dengan tema Garda Muda Pasuruan Beraksi dengan Karya, Bersih Tanpa Narkoba. Fokus utamanya melakukan sosialisasi dan pencegahan dini di sekolah-sekolah, organisasi kepemudaan hingga lingkungan kecamatan.

Berita Terkait :  Menkes Minta Masyarakat Indonesia Tingkatkan Kualitas Kesehatan

Adanya penguatan di tingkat akar rumput ini, Kabupaten Pasuruan bisa membangun benteng pertahanan sosial yang kuat. Termasuk, memastikan setiap jengkal wilayahnya tidak lagi menjadi pasar yang ramah bagi para bandar Narkoba.

”Kami fokus di sosialisasi dan pencegahan dini pada bahaya narkoba. Mulai di sekolah, desa, kecamatan sampai organisasi kepemudaan, sejauh itu yang kami harapkan,” kara Moch Syihabuddin. [hil.fen]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!