29 C
Sidoarjo
Tuesday, May 5, 2026
spot_img

IHK Kota Kediri Deflasi 0,12 Persen, Lebih Rendah dari Jatim dan Nasional

Kediri, Bhirawa
Kota Kediri mengalami deflasi sebesar 0,12 persen secara bulanan (month-to-month/m-to-m) pada April 2026. Capaian ini lebih rendah dibandingkan Jawa Timur yang mengalami inflasi 0,02 persen dan nasional sebesar 0,13 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kediri, Emil Wahyudiono, mengatakan inflasi tahun berjalan (year-to-date/y-to-d) Kota Kediri juga tercatat lebih rendah, yakni 2,55 persen, dibandingkan Jawa Timur sebesar 2,85 persen.

“Secara bulanan Kota Kediri mengalami deflasi 0,12 persen dan ini lebih rendah dibandingkan Jawa Timur maupun nasional,” ujar Emil dalam rilis Berita Resmi Statistik secara daring, Senin (4/5).

Menurutnya, deflasi pada April dipengaruhi turunnya harga sejumlah komoditas, terutama bahan pangan, seiring normalisasi permintaan setelah Ramadan dan Idulfitri.

“Penurunan harga komoditas seperti daging ayam ras, telur ayam ras, dan daging sapi terjadi karena permintaan sudah kembali normal setelah Lebaran,” jelasnya.

Selain itu, harga emas perhiasan juga mengalami penurunan sepanjang April akibat dinamika ekonomi global dan konflik geopolitik.

Adapun komoditas penyumbang deflasi antara lain daging ayam ras sebesar -0,22 persen, emas perhiasan -0,19 persen, cabai rawit -0,17 persen, telur ayam ras -0,08 persen, serta angkutan antarkota -0,04 persen. Disusul bawang merah dan bawang putih masing-masing -0,02 persen, serta daging sapi dan pisang sebesar -0,01 persen.

Di sisi lain, sejumlah komoditas menahan laju deflasi. Angkutan udara dan nasi dengan lauk masing-masing mengalami inflasi sebesar 0,15 persen.

Berita Terkait :  Wujudkan Net Zero Emission, UB-PLN Kembangkan Kendaraan Hybrid Hydrogen-EV

Kenaikan juga terjadi pada biaya pemeliharaan atau servis, kue kering berminyak, dan minyak goreng masing-masing sebesar 0,03 persen. Sementara itu, bakso siap santap, gado-gado, tomat, sawi hijau, dan jus buah siap saji masing-masing naik 0,02 persen, serta jeruk, alpukat, beras, pecel, dan bensin sebesar 0,01 persen.

Emil menjelaskan, salah satu faktor yang memengaruhi dinamika harga adalah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi. Pertamax Turbo tercatat naik 18,55 persen, Dexlite 24,62 persen, dan Pertamina Dex 24,18 persen.

“Kenaikan BBM non-subsidi ini berdampak pada tarif angkutan udara karena adanya penyesuaian harga avtur,” katanya.

Sementara itu, tarif angkutan antarkota dan kereta api justru kembali menurun setelah periode Lebaran. Memasuki Mei 2026, Emil mengingatkan sejumlah potensi risiko inflasi yang perlu diwaspadai, terutama terkait ketersediaan bahan pangan dan meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur panjang.

“Kami mengimbau masyarakat tidak melakukan panic buying dan tetap berbelanja secara bijak,” tegas Emil.

Sementara itu, Sekretaris Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Kediri, Bambang Tri Lasmono, menyampaikan bahwa deflasi pada kelompok volatile food merupakan hasil dari berbagai upaya pengendalian yang dilakukan pemerintah daerah.

“TPID melakukan sidak ketersediaan bahan pangan, pemantauan harga harian, serta koordinasi lintas stakeholder sehingga harga komoditas tetap terkendali,” terangnya, Selasa (5/5).

Ia menambahkan, kenaikan harga makanan jadi dipengaruhi oleh naiknya harga bahan baku plastik yang berdampak pada harga jual. Selain itu, potensi inflasi pada Mei juga dipicu meningkatnya aktivitas masyarakat selama libur panjang.

Berita Terkait :  Jatim Jadi Magnet Liburan, Kunjungan Wisatawan Tunjukkan Tren Positif

Bambang mengimbau masyarakat untuk bijak dalam merencanakan perjalanan dengan mempertimbangkan kenaikan harga BBM non-subsidi.

Pemerintah, lanjutnya, terus berupaya menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga agar roda perekonomian di Kota Kediri tetap berjalan. [van.nov]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!