Surabaya, Bhirawa
Dinas PU Bina Marga Jawa Timur (Jatim) telah melakukan kajian terkait mitigasi pasca banjir terkait perbaikan titik ruas jalan Sukodadi, Desa Sumberwudi, Kecamatan Karang Geneng, Kabupaten Lamongan.
Haniffan Daruquthni Baihaqi, Kepala Seksi Rekayasa Teknik Jalan dan Jembatan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur menjelaskan, jika pihaknya telah melakukan kaian topografi di titik rawan terjadi bencana banjir tersebut.
“Sesuai perintah Pak Kadis PU Bina Marga, (Edy Tambeng Widjaja), kami sudah tembak topografinya dan memang berada di cekungan. Artinya muka air sungai lebih tinggi dari permukaan jalan. Pastinya bakal sering terjadi banjir di titik tersebut, mengingat titik tersebut berbatasan dengan Bengawan Solo,” urai Haniffan, Rabu (29/4/2026).
Langkah berikutnya, menurut Haniffan adalah pihaknya berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Dinas PU SDA Lamongan dan instansi lain yang berhubungan dengan penanganan dilapangan.
Hasil dari kajian kami untuk desain pembangunan jalan semua sudah ada. Nah, yang kami pikirkan jadi tidak hanya sebatas perbaikan dan peninggian jalan saja, tetapi juga kami memikirkan air ini nanti mau dibuang kemana ketika hujan datang.
“Untuk itu kita juga berkoordinasi dengan semua pihak. Baik itu Rumah Pompa yang masuk dalam tanggung jawab Dinas PU SDA ya,” paparnya menambahkan.
Menurut Haniffan, untuk titik tertinggi hasil kajian perbaikan dan pembangunan jalan dilokasi tersebut mencapai 67 cm. Kedepan, proses perbaikan dan pembangunan ini menunggu penggedokan anggaran.
“Saat ini terkait pemeliharaan, kami telah memberikan dinding-dinding penahan dan memberikan penanda, sehingga setidaknya jika telah masuk waktu pengerjaan kami sudah langsung memahami di titik mana saja yang harus ditinggikan dan diperbaiki,” tegas Haniffan menutup. [aya.kt]


