28 C
Sidoarjo
Thursday, April 16, 2026
spot_img

Percepat Kerja Sama Tenaga Terapi untuk Inovasi Omah Therapi-Ku, Kunjungan ke Poltekes Surakarta


Pemprov, Bhirawa
Dinas Sosial (Dinsos) Jatim memastikan percepatan perjanjian kerjasama tentang pemanfaatan tenaga terapi untuk memaksimalkan pelaksanaan inovasi Omah Therapi-Ku yang telah hadir di UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Balita (PPSAB) Sidoarjo dan akan dikembangkan di enam titik wilayah Jatim.

Diantaranya Balai Pelayanan Rehabilitasi Sosial Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PRS PMKS) Sidoarjo, dan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Netra (RSBN) Malang.

Selain itu juga di UPT Rehabilitasi Sosial Bina Daksa (RSBD) Pasuruan, UPT Rehabilitasi Sosial Bina Rungu Wicara (RSBRW) Pasuruan, UPT Rehabilitasi Sosial Bina Grahita (RSBG) Tuban dan UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha (PSTW) Jombang.

Upaya tersebut ditunjukkan melalui kunjungan kerja sama yang dilakukan Dinsos Jatim ke Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Surakarta pada Kamis (16/4/2026) pagi. Kunjungan tersebut membahas terkait pemanfaatan tenaga terapi lulusan Politeknik Kesehatan (Poltekes) Surakarta untuk ditempatkan di Omah Therapi-Ku, serta implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam mendukung layanan sosial.

Didampingi Sekretaris Dinsos Jatim, Yusmanu SST, Kepala Dinsos Jatim, Dra Restu Novi Widiani MM, menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan terapi bagi penerima manfaat dan masyarakat di Jatim. “Kerja sama ini penting untuk memastikan layanan terapi dapat berjalan optimal dan menjangkau lebih banyak wilayah di Jatim,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan tenaga terapi profesional sangat dibutuhkan dalam mendukung keberhasilan program Omah Therapi-Ku. Dengan dukungan akademisi, diharapkan inovasi ini mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan sosial.

Berita Terkait :  Rapat Paripurna DPRD Penyampaian Nota Wali Kota Madiun Empat Raperda Tahap II 2025

Novi menyampaikan, dalam percepatan perjanjian kerjasama ini tidak hanya berfokus pada pemaksimalan proses pelayanan, tetapi juga pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang nantinya akan ditempatkan di Omah Therapi-Ku. “Kami ingin memastikan keberlanjutan inovasi Omah Therapi-Ku, tentunya melalui sinergi dengan perguruan tinggi, sehingga kualitas layanan yang diberikan dapat terus meningkat,” katanya.

Tenaga terapi yang akan dikerjasamakan nantinya mencakup berbagai jenis, guna menunjang layanan yang lebih menyeluruh dan tepat sasaran bagi penerima manfaat. Jenis terapi yang disiapkan meliputi terapi Sensori Integrasi, Okupasi, Fisioterapi, Wicara, serta Snoezelen.

Dengan demikian, melalui kerja sama ini Dinsos Jatim berharap dapat memperluas cakupan layanan terapi di berbagai daerah di Jatim. Sekaligus mampu menjadi model layanan terapi berbasis inovasi yang dapat direplikasi di berbagai wilayah. Dengan dukungan berbagai pihak, program ini diyakini mampu memberikan manfaat luas, khususnya bagi masyarakat Jatim. [rac.gat]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!