29 C
Sidoarjo
Wednesday, March 11, 2026
spot_img

Kasdam V/Brawijaya Tutup TMMD Kediri, Jalan Antar Dusun Kini Beraspal

Kediri, Bhirawa
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 yang digelar Kodim 0809/Kediri resmi ditutup melalui upacara di Lapangan Dusun Sumberbahagia, Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Rabu (11/3).

Upacara penutupan dipimpin Kepala Staf Kodam (Kasdam) V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar dan dihadiri unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat. Sekitar 400 peserta mengikuti kegiatan tersebut.

Brigjen TNI Zainul Bahar mengatakan pelaksanaan TMMD yang berlangsung selama satu bulan, sejak 10 Februari hingga 11 Maret 2026, berhasil menuntaskan seluruh sasaran program.

“Alhamdulillah kegiatan TMMD ini dilaksanakan selama satu bulan dan semua sasaran pokok sudah tercapai 100 persen. Bahkan ada beberapa sasaran yang over prestasi,” ujarnya.

Salah satu sasaran utama dalam program tersebut adalah pembangunan jalan desa yang menghubungkan Dusun Sumberbahagia dengan Dusun Kapasan di Desa Gadungan. Jalan sepanjang sekitar 1,6 kilometer yang sebelumnya berupa tanah kini telah diperkeras hingga beraspal.

Menurutnya, sebelum dibangun jalan tersebut sering menjadi kubangan saat musim hujan dan rawan menyebabkan kecelakaan bagi warga yang melintas.

“Dari yang tadinya jalan tanah dengan kondisi banyak kubangan dan sering terjadi kecelakaan, sekarang sudah diperkeras hingga pengaspalan. Ini usulan dari masyarakat melalui kepala desa dan Babinsa yang kemudian disurvei hingga ke tingkat kodim,” jelas Kasdam.

Ia berharap keberadaan jalan tersebut dapat memperlancar mobilitas warga sekaligus mendukung aktivitas perekonomian masyarakat desa.

Selain pembangunan jalan, program TMMD di Desa Gadungan juga mencakup renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) serta pembangunan fasilitas ibadah bagi masyarakat.

“Untuk RTLH sudah selesai 100 persen. Mushola yang tadinya kecil juga sudah diratakan dan dibangun kembali. Insyaallah desainnya nanti memungkinkan untuk dikembangkan hingga dua lantai,” terangnya.

Kasdam juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga hasil pembangunan tersebut agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

“Kalau membangun itu sebenarnya mudah, tetapi yang paling penting adalah memelihara dan menjaganya. Masyarakat harus turut serta mengawasi agar jalan ini tetap terawat,” tandasnya.

Program TMMD sendiri merupakan kegiatan rutin TNI AD yang dilaksanakan empat kali dalam setahun di berbagai daerah sebagai upaya membantu percepatan pembangunan di wilayah pedesaan melalui kerja sama dengan pemerintah daerah dan masyarakat. [van,nov.kt]

Berita Terkait :  Kirab Pataka Jer Basuki Mawa Beya Tiba di Kabupaten Mojokerto

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_img

Berita Terbaru

error: Content is protected !!