26 C
Sidoarjo
Friday, March 6, 2026
spot_img

Khofifah Salurkan Bansos Rp8,35 miliar Perkuat Ekonomi Tuban

Surabaya, Bhirawa

Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menyalurkan bantuan sosial (bansos) Rp8,35 miliar kepada masyarakat Kabupaten Tuban dalam Program Sapa Bansos Amaliyah Ramadhan guna memperkuat perlindungan sosial serta mendorong kemandirian ekonomi warga setempat secara berkelanjutan di daerah.

“Ini adalah proses Sapa Bansos Amaliyah Ramadhan yang ke-10. Kita berharap seluruh proses distribusi bansos tepat sasaran dan tepat pemakaian. Ada bantuan yang diarahkan untuk penguatan modal usaha, tetapi ada juga yang bersifat charity bagi kelompok rentan, seperti lansia dan penyandang disabilitas,” ujar Gubernur Khofifah dalam keterangan diterima di Surabaya, Jumat.

Total bantuan tersebut senilai Rp8.358.950.000 yang bersumber dari sejumlah perangkat daerah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim serta BUMD Jatim, dengan rincian Dinas Sosial Provinsi Rp7.145.500.000, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Rp348.450.000, bantuan keuangan desa melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya sebesar Rp840.000.000, serta penyaluran melalui BUMD Jatim sebesar Rp25.000.000.

Bantuan dari Dinas Sosial mencakup Program Keluarga Harapan (PKH) Plus sebesar Rp4.008.000.000 bagi 2.004 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), bantuan kemiskinan ekstrem Rp1.894.500.000 untuk 1.263 jiwa, serta bantuan sosial penyandang disabilitas (ASPD) Rp561.600.000 untuk 156 jiwa.

Selain itu disalurkan bantuan melalui Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Putri Jawara sebesar Rp240.000.000 untuk 80 penerima serta KIP Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) Jawara sebesar Rp66.000.000 bagi 22 penerima.

Pemprov Jatim juga menyalurkan dukungan operasional dan tali asih bagi pilar sosial yang terlibat dalam pelayanan kesejahteraan masyarakat, meliputi sumber daya manusia PKH Plus, pendamping disabilitas, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) dengan total Rp375.400.000 untuk 188 penerima.

Melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa bantuan juga diberikan dalam bentuk Program Desa Berdaya sebesar Rp100.000.000 untuk satu desa, Program Jatim Puspa Rp223.450.000 untuk tiga desa, serta Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Kabupaten Rp25.000.000.

Sementara itu BUMD Jatim menyalurkan zakat produktif sebesar Rp25.000.000 kepada 50 penerima manfaat guna mendukung penguatan usaha ekonomi masyarakat.

“Seluruh bantuan ini adalah bagian dari ikhtiar Pemprov Jatim untuk memastikan masyarakat rentan tetap terlindungi sekaligus mendorong kemandirian ekonomi mereka,” kata Khofifah.

Ia juga mengajak pemerintah kabupaten/kota memperkuat sinergi dalam mengintegrasikan program pemberdayaan agar bantuan tidak hanya bersifat karitatif, tetapi juga mampu menjadi pengungkit kemandirian dan ketahanan ekonomi masyarakat.

“Kita punya banyak program bantuan sosial yang bisa dikolaborasikan dengan kabupaten/kota. Ini penting agar bantuan tidak hanya bersifat karitatif, tetapi juga menjadi bantalan ekonomi sekaligus pengungkit bagi kemandirian serta ketahanan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky mengapresiasi dukungan Pemprov Jatim yang dinilai membantu kelompok rentan serta memperkuat upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerahnya.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Ibu Gubernur Khofifah atas perhatian dan kepeduliannya kepada masyarakat Kabupaten Tuban. Bantuan yang diberikan hari ini tentu sangat bermanfaat, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan,” katanya. [ant.kt]

Berita Terkait :  Pemkab Targetkan Penurunan Prevalensi Stunting Situbondo Sebesar 9,80 Persen

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_img

Berita Terbaru

error: Content is protected !!