Surabaya, Bhirawa
Fakultas Kedokteran Universitas Ciputra (FK UC) resmikan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Obstetri Ginekologi (Obgyn) dan Bedah. Program tersebut jadi solusi atas minimnya rasio dokter spesialis, terutama Wilayah Indonesia Timur menjadi target utama penyerapan tenaga medis dari program pendidikan lanjutan, Senin (23/2).
Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Ciputra, Prof. Dr. dr. Hendy Hendarto, SpOG Subsp FER, mengukapkan pembukaan PPDS Obgyn dan Bedah di UC ialah bagian dari solusi strategis kebutuhan dokter spesialis, terutama di wilayah Indonesia Timur yang hingga kini masih menghadapi keterbatasan jumlah dan distribusi tenaga medis.
“Memperkaya perspektif klinis sekaligus membangun standar kompetensi yang selaras dengan praktik global, Exposure internasional memberikan nilai tambah signifikan Peserta didik tidak hanya memahami standar nasional, tetapi juga membandingkan dan mengadopsi praktik terbaik dunia,” jelasnya.
Prof. Hendy mengatakan UC menjalin kerja sama internasional dengan sejumlah institusi luar negeri seperti IMU (International Medical University), IIUM (International Islamic University Malaysia), Niigata University di Jepang, serta Mackay Memorial Hospital di Taiwan, melalui kemitraan peserta didik PPDS Obgyn dan Bedah berkesempatan mengikuti program observership maupun hands-on training, sehingga terlibat langsung dalam pelayanan pasien di lingkungan internasional.
“FK UC menekankan penguatan riset sebagai salah satu pilar utama pendidikan spesialis, peserta didik wajib selesaikan penelitian sebagai bagian dari kelulusan, sejalan visi UC menghasilkan lulusan unggul yang berorientasi pada ilmu pengetahuan dan teknologi,” kata Prof. Hendy.
Prof. Hendy mengatakan bahwa keunggulan UC diperkuat keberadaan Apple Developer Academy di lingkungan kampus. “UC siap mendukung pengembangan inovasi berbasis teknologi digital di bidang Kesehatan, sinergi tersebut membuka peluang lahirnya solusi digital health, aplikasi medis, maupun sistem pendukung pelayanan pasien yang dikembangkan langsung oleh para dokter spesialis muda,” ucapnya.
FK UC menyiapkan skema beasiswa bagi peserta didik dari Indonesia Timur, tambah Prof. Hendy, dengan komitmen pengabdian kembali ke daerah asal. “Pendekatan dirancang supaya pendidikan spesialis benar-benar menghasilkan dampak langsung bagi masyarakat, Universitas Ciputra menempatkan PPDS sebagai bagian dari konsep “kampus berdampak” menghadirkan solusi konkret terhadap tantangan nasional di sektor Kesehatan,” imbuhnya. [ren.wwn]

