24.5 C
Sidoarjo
Thursday, February 12, 2026
spot_img

Sambut Ramadan dengan ‘Megengan’, Ribuan Apem di Jombang Diserbu Warga


Oleh:
Arif Yulianto, Kabupaten Jombang

Seperti tahun-tahun sebelumnya, tradisi ‘Megengan’ menyambut datangnya bulan suci Ramadan dengan menggelar Grebeg Apem tetap dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang.

Pada ‘Megengan’ tahun 2026 ini, ribuan apem yang telah disiapkan Pemkab Jombang diserbu warga pada Grebeg Apem di Alun-Alun Jombang, Kamis (12/02).

Grebeg Apem menjadi agenda tahunan yang selalu dinanti warga Jombang. Selain sebagai tradisi budaya, kegiatan ini juga menjadi simbol kebersamaan masyarakat Jombang dalam menyongsong bulan suci Ramadan.

Rangkaian acara diawali dengan kirab apem dari Kantor Pemkab Jombang menuju Alun-Alun Jombang. Arak-arakan semakin semarak dengan penampilan drum band serta pertunjukan tarian bernuansa Timur Tengah yang melambangkan suka cita menyambut bulan suci Ramadan.

Peserta pawai didominasi para siswa Sekolah Dasar (SD) dari berbagai kecamatan di Kabupaten Jombang.

Peserta berjalan beriringan mengawal gunungan dan tumpukan apem warna-warni. Tiba di Alun-Alun Jombang, ribuan apem disusun berjajar di tengah lapangan.

Namun sebelum sambutan Bupati Jombang selesai, masyarakat yang telah memadati lokasi langsung berebut apem. Dalam waktu singkat, apem ludes di tangan warga.

Bupati Jombang, Warsubi mengatakan, Grebeg Apem merupakan simbol kebersamaan dan tradisi saling memaafkan menjelang Ramadan.

Bupati Jombang menyembutkan, pada tahun 2026 ini, sebanyak 15.752 apem disiapkan dan dibentuk dalam 17 tumpeng.

“Tradisi ini menjadi wujud kebahagiaan bersama sekaligus momentum mempererat silaturahmi masyarakat Jombang,” kata Bupati Jombang.

Berita Terkait :  Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Sosialisasi Pembukaan Rekening Bansos

“Saya mengapresiasi seluruh pihak yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan ini,” imbuhnya.

Bupati Jombang berharap, tradisi ‘megengan’ dapat terus dilestarikan sebagai warisan budaya daerah yang memperkuat persatuan masyarakat.

Momentum ini juga menjadi pengingat bahwa umat Islam akan segera memasuki bulan Ramadan 1447 Hijriah.

Dikatakannya, Ramadan adalah bulan penuh berkah dan ampunan yang dinantikan umat Islam.

“Kami mengajak masyarakat menyambutnya dengan suka cita serta mempersiapkan diri secara lahir dan batin,” ucap Bupati Jombang.

Lebih lanjut Bupati Warsubi mengutip Surah Al-Baqarah ayat 183 yang menegaskan kewajiban berpuasa bagi orang-orang beriman.

Menurutnya, puasa menjadi sarana mendidik diri, mengendalikan hawa nafsu, serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. [rif.gat]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru