Surabaya, Bhirawa
Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (FK Unusa) membawa misi kembali ke tanah kelahirannya Papua untuk mengabdi keterbatasan tenaga medis.
Perempuan yang bernama Nabila Yusmawati kepedulian sosial sangat tinggi, dimana berkeinginan penyediakan layanan Kesehatan di Indonesia terutama tempat kelahiranya Manowari, Kamis (12/2).
Nabila mengatakan saat ibunya mengedukasi masyarakat Papua Barat mengenai kesehatan dan memberikan pelayanan langsung merupakan hal yang seru, melihat masyarakat menunjukkan rasa terima kasihnya dengan memberikan hasil kebun begitu menyentuh hatinya.
“Perasaan hangat menyadari betapa berartinya kehadiran tenaga medis di seluruh penjuru negeri, saat itu tanpa saya sudah jatuh hati dengan dunia Kesehatan, saat duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) dia yakin untuk menekuni kedokteran,” jelasnya.
Lanjut Nabila mengukapkan sering mengikuti Tim Bantuan Medis (TBM) FK Unusa, berbagai program volunteer, bertemu orang dengan background latar belakang berbeda hingga karakter pasiennya yang berbeda-beda membuatnya belajar banyak hal.
“Dari pengalaman di Surabaya semoga bisa saya coba di kampung halaman, bisa menjaga kesehatan masyarakat di tanah Papua merupakan harapan terbesarnya, melihat bagaimana orang-orang di sana begitu hangat, saat ini fokus dulu di dokter umum dan memberikan pelayanan di Papua, selnajutnya ingin ambil spesialis yang sekiranya dibutuhkan di Papua,” ucapnya.
Nabila menambhakan untuk ingin menjadi Dokter spesialis anak atau kulit dan kelamin, tetapi menjadi pertimbanga, sebab biaya untuk dokter spesialis kulit dan kelamin tergolong mahal, sehingga ingin memberikan pilihan dokter spesialis kulit dan kelamin dengan biaya yang terjangkau. [ren.wwn]


