Kabupaten Probolinggo, Bhirawa
Upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap situasi darurat terus digencarkan di Kabupaten Probolinggo. Salah satunya melalui edukasi teknik vertical rescue dan pertolongan pertama pada korban kecelakaan yang digelar di tepian Sungai Rondoningo, Kelurahan Semampir, Kecamatan Kraksaan, Jumat (16/1).
Kegiatan ini diinisiasi komunitas Jack Outdoor bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Probolinggo. Edukasi tersebut diikuti sekitar 20 peserta yang berasal dari berbagai sekolah di wilayah Kabupaten Probolinggo dan dilaksanakan secara terbuka tanpa dipungut biaya.
Peserta tidak hanya menerima materi teori, tetapi juga praktik langsung di lapangan. Mereka dilatih teknik dasar vertical rescue, penggunaan tali (roping), hingga simulasi evakuasi korban di medan terjal dengan memanfaatkan kontur Sungai Rondoningo sebagai lokasi latihan.
Pemateri dari PMI Kabupaten Probolinggo, Kholik Arisandi, mengatakan kegiatan ini bertujuan membekali generasi muda dengan pemahaman dasar penanganan kegawatdaruratan secara aman dan sesuai prosedur. Menurutnya, pertolongan pertama yang dilakukan secara tepat sangat menentukan kondisi korban.
“Penanganan awal tidak boleh sembarangan. Kesalahan dalam evakuasi justru bisa memperparah cedera korban. Karena itu, adik-adik kami bekali pengetahuan dasar agar tahu apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat menghadapi situasi darurat,” ujarnya.
Kholik menambahkan, edukasi semacam ini penting agar masyarakat memiliki kesiapan mental dan keterampilan dasar sebelum bantuan profesional tiba di lokasi kejadian.
Sementara itu, pemilik Jack Outdoor, Jacky Wicaksono, menyampaikan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian komunitas terhadap keselamatan jiwa. Ia menilai Kabupaten Probolinggo memiliki banyak wilayah dengan kondisi geografis beragam, termasuk area berbukit dan tebing, yang berpotensi rawan kecelakaan.
“Edukasi vertical rescue ini kami buka untuk umum, termasuk sekolah dan komunitas. Harapannya, masyarakat memiliki pengetahuan dasar penyelamatan dan pertolongan pertama, sehingga tidak sepenuhnya bergantung pada tim rescue dari luar daerah,” jelasnya.
Ke depan, Jack Outdoor bersama PMI Kabupaten Probolinggo berencana terus mengembangkan kegiatan serupa sebagai upaya menumbuhkan budaya siaga dan kepedulian terhadap keselamatan di tengah masyarakat. [fir.wwn]


