Surabaya, Bhirawa
Kampung Lali Gadget merupakan sebuah yayasan yang dibangun karena adanya keresahan terhadap kecanduan gadget. Kampung Lali Gadget menawarkan solusi untuk mengurangi dampak negatif teknologi dengan pendekatan berbasis budaya. Kampung Lali Gadget mengajak anak-anak kembali bermain, belajar, dan bertumbuh melalui nilai-nilai kearifan lokal.
Bisa mendapatkan kesempatan untuk magang di Kampung Lali Gadget merupakan kebanggaan diri sendiri, melalui program MBKM Universitas 17 Agustus 1945.
Pengalaman yang didapatkan oleh Joy Kezia Oktaria Tuwankotta selama magang di Kampung Lali Gadget selama satu semester ini dimulai dari tanggal 03 Maret 2025, Joy mendapatkan berbagai macam pengalaman baru di Kampung Kali Gadget ini seperti mengetahui berbagai macam Permainan tradisional yang belum pernah Joy ketahui sebelumnya, bagaimana menjadi pemandu yang baik untuk anak-anak disana.
Di Kampung Kali Gadget ada berbagai macam permainan tradisional yang bisa dimainkan untuk mengurangi kecanduan gadget.
“Dengan datangnya anak-anak ke Kampung Lali Gadget dapat membuat anak-anak sejenak melupakan gadgetnya”, ujar Joy.
Di Kampung Lali Gadget, pada saat anak-anak datang mereka akan diajak untuk bermain berbagai macam permainan tradisional, seperti Jamuran, Klompen tali, Bakiak panjang, Panahan. Dan juga berbagai macam workshop yang bisa dilakukan oleh anak-anak seperti membuat Jemblem, membuat Panahan, Bedil jepret, dan juga Meronce.
Selama Joy berada disana sebagai fasilitator, Joy juga ikut memandu pada saat anak-anak melakukan workshop Meronce. Meronce sendiri merupakan sebuah bentuk seni yang dilakukan dengan cara merangkai objek benda menjadi sebuah suatu kesatuan yang menarik dengan adanya bantuan tali ataupun benang. Meronce memiliki berbagai macam manfaat.
Meronce dapat melatih koordinasi mata dan tangan, sertamembantu meningkatkan kemampuan motorik halus anak, meningkatkan kontraksi dan juga perhatian, mengasah kesabaran anak untuk memecahkan masalah, meningkatkan kreativitas dan mengenal berbagai macam warna, pola serta bentuk dan tekstur.
Di Kampung Lali Gadget anak-anak dapat menentukan sendiri urutan yang mereka inginkan dan juga membawa pulang hasil karya mereka. [why]
#KomunikasiUntag
#KitaUntagSurabaya
#UntukIndonesia
#UntagSurabayaKeren
#EcoCampus
#KampusKompeten


