Kota Malang, Bhirawa.
Fakultas Teknologi Pertanian dan Biosistem Universitas Brawijaya (FTAB UB) mengambil langkah konkret dalam penghematan sumber daya alam. Seluruh gedung di lingkungan FTAB UB kini resmi dilengkapi dengan meteran air guna mendata total pemakaian air secara akurat dan transparan setiap bulannya.
Dekan FTAB UB, Prof. Yusuf Hendrawan, STP., M.App.Life.Sc., Ph.D., menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar upaya menekan biaya operasional kampus, melainkan sebuah gerakan besar untuk membangun budaya peduli lingkungan yang baru.
“Kami ingin seluruh civitas akademika FTAB sadar bahwa air adalah sumber daya yang terbatas. Mulai dari dosen, tenaga kependidikan (tendik), hingga mahasiswa, semua memiliki tanggung jawab bersama untuk menutup keran, mendeteksi kebocoran, dan menggunakan air seefisien mungkin,” tegas Yusuf.
Pemasangan meteran air ini sendiri merupakan bagian integral dari program “Smart Green Campus FTAB UB” sekaligus kontribusi nyata dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin 6 (air bersih dan sanitasi layak) serta poin 12 (konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab). Melalui program ini, data penggunaan air akan dipantau, dianalisis, dan dievaluasi secara berkala dengan target utama menurunkan konsumsi air setiap bulan.
Sementara itu, Kepala Tata Usaha FTAB UB, Firmansyah, SH, menjelaskan bahwa kebijakan strategis ini lahir dari hasil audit lingkungan internal fakultas karena selama ini belum ada data riil mengenai volume air yang terpakai di setiap gedung maupun laboratorium.
“Dengan adanya meteran air ini, semua penggunaan jadi terukur. Kalau sudah terukur, maka bisa dikelola dengan baik. Target kami jelas, tiap bulan harus ada penurunan konsumsi. Ini sesuai dengan instruksi Dekan dan Rektor untuk mewujudkan kampus yang peduli lingkungan,” ujar Firmansyah.
Firmansyah menambahkan, ke depan data dari meteran air ini akan diintegrasikan ke dalam sistem pelaporan digital yang dapat diakses oleh pimpinan dan semua pihak terkait secara transparan. Nantinya, setiap unit kerja akan menerima laporan pemakaian air bulanan sebagai bahan evaluasi dan upaya efisiensi.
Selain pemasangan alat ukur, FTAB UB juga berkomitmen untuk menggencarkan edukasi hemat air dan melakukan perbaikan fasilitas sanitasi di area toilet serta laboratorium. Program ini diharapkan dapat berjalan sukses dan menjadi proyek percontohan (pilot project) bagi fakultas-fakultas lain yang ada di lingkungan UB.[mut.ca]


