27.6 C
Sidoarjo
Sunday, August 9, 2026
spot_img

World Wide Vintage MTB Day, Pemkot Malang Dorong Pertumbuhan Sport Tourism


Kota Malang, Bhirawa – Geliat olahraga berbasis komunitas di Kota Malang terus menunjukkan tren positif sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Sebanyak 532 pesepeda dari berbagai daerah memadati kawasan Lori Kayutangan Heritage untuk mengikuti gelaran World Wide Vintage MTB Day 2026, Minggu (9/8) kemarin.

Ratusan peserta yang menunggangi sepeda gunung klasik dan antik tersebut dilepas secara resmi menuju titik finis di Taman Rekreasi Sengkaling, Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.

Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin, menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dalam mendukung penuh kegiatan olahraga berbasis komunitas. Menurutnya, agenda semacam ini tidak hanya mengampanyekan gaya hidup sehat, tetapi juga memperkuat sektor sport tourism.

“Semoga ini menjadikan kolaborasi dengan semua komunitas yang ada di Kota Malang untuk mendukung pertama program Ngalam Tahes, kedua tentu Seribu Event yang ada di Kota Malang,” ujar Ali Muthohirin di sela-sela pelepasan peserta.

Ia menambahkan, penyelenggaraan event skala regional maupun nasional menjadi strategi efektif untuk menjaring wisatawan luar daerah. Kehadiran peserta luar kota terbukti memberikan dampak signifikan (multiplier effect) terhadap ekosistem ekonomi lokal.

“Event-event ini tidak hanya diikuti oleh warga Kota Malang, banyak dari luar kota. Sehingga okupansi hotel juga meningkat, pendapatan UMKM terutama sektor kuliner juga naik. Itu yang kami inginkan, ada peningkatan nilai ekonomi dari banyaknya event,” tegasnya.

Berita Terkait :  Timnas Sepak Takraw Kuadran AUG Indonesia Raih Emas

Disinggung mengenai daya tarik acara, Ali mengapresiasi keunikan koleksi sepeda yang ditampilkan. Sebagian besar peserta membawa sepeda gunung era lawas yang terawat rapi meskipun sudah tidak lagi diproduksi secara massal. Keunikan tersebut dinilai menjadi nilai jual tersendiri bagi kalender pariwisata Kota Malang.

Maraknya aktivitas olahraga luar ruang (outdoor) ini juga menjadi pijakan bagi Pemkot Malang untuk terus membenahi infrastruktur pendukung dan fasilitas publik. Langkah ini penting guna menunjang kenyamanan para pesepeda, pelari, hingga pejalan kaki yang memanfaatkan ruang publik kota.

“Banyaknya komunitas yang hadir di Kota Malang menjadi masukan bagi kami untuk memperbaiki fasilitas yang ada, sebagai bagian dari menunjang Malang sebagai destinasi sport tourism,” pungkasnya. [mut.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!