26 C
Sidoarjo
Wednesday, April 29, 2026
spot_img

Wisudawan Terbaik Unesa, Fadhila Buktikan Resiliensi Lewat Lima Jejak Magang


Surabaya, Bhirawa
Riuh rendah tepuk tangan menggema di sepanjang pelataran Ballroom Graha Unesa pada Rabu (29/4), siang itu. Di antara 1.416 wisudawan yang larut dalam euforia kelulusan, sosok Fadhila Berliana, S.Psi. Gadis yang akrab disapa Lala ini melangkah anggun menuju panggung, membawa predikat wisudawan terbaik kedua dari Fakultas Psikologi dengan torehan IPK nyaris sempurna, yaitu 3,93.

Bagi Lala, angka di atas kertas hanyalah setengah dari cerita perjuangannya. Di balik jubah wisudanya, ia menyembunyikan portofolio yang jauh lebih berbicara bagi dunia industri. Lala ternyata telah mengantongi lima pengalaman magang yang ia kumpulkan sejak duduk di semester tiga.

“Awalnya saya fokus di riset, tapi memasuki pertengahan semester interestnya mulai berubah lebih ke dunia magang,” kenang Lala dengan mata berbinar. Wajahnya memancarkan rona antusias dan kelegaan yang mendalam, seolah beban berat yang selama ini ia pikul baru saja luruh bersamaan dengan toga yang ia kenakan.

Terselip semburat rasa bangga sekaligus sedikit malu-malu yang muncul ketika ia menceritakan capaiannya mengikuti lima program magang sekaligus selama kuliah. Keberanian Lala bermula saat ia memutuskan untuk mengambil peluang magang jarak jauh (remote) demi mengasah kemampuan manajemen waktunya.

Puncaknya, ia berhasil menembus program prestisius Magenta di PT Telkom Indonesia saat menginjak semester enam. Di sana, ia menyelami dunia Human Resource (HR), sebuah jembatan nyata antara ilmu Psikologi yang ia pelajari dengan kebutuhan korporasi besar.

Berita Terkait :  Siswa Smamda Surabaya Diajak Kemendag Cintai Produk Indonesia

Strategi curi start ini sejalan dengan visi Rektor Unesa, Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes. Pria yang akrab disapa Cak Hasan itu tak henti-hentinya mengingatkan para anak didiknya untuk tidak menjadi lulusan yang cengeng atau cemen di era disrupsi.

“Kami siapkan mereka agar tangguh, mahasiswa Unesa harus berani jatuh bangun. Makanya kurikulum kami perkuat dengan pemagangan agar mereka tidak hanya menjadi pencari kerja, tapi juga pencipta lapangan kerja,” tegas Cak Hasan dengan nada mantap.

Lala adalah potret nyata dari resiliensi global yang digaungkan kampus. Meski sukses secara akademik, ia tetap rendah hati. Ia bahkan tak segan menitipkan harapan agar Unesa Career Center (UCC) bisa terus memperluas jaringan kemitraan dengan industri. Baginya, UCC seharusnya tak hanya menjadi mading digital di Instagram, tetapi juga menjadi jembatan yang menjamin keterserapan ribuan talenta Unesa langsung ke jantung industri.

“Semangat untuk teman-teman sesama job seeker. Semoga kita semua bisa survive dan terus adaptif di lingkungan baru,” pesan Lala menutup percakapan.

Siang itu, Lala meninggalkan gedung wisuda dengan langkah tegap. Ia tak hanya membawa pulang ijazah, tetapi juga kepercayaan diri seorang profesional yang sudah siap bertarung di dunia nyata. [mg5.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!