26.2 C
Sidoarjo
Thursday, August 13, 2026
spot_img

Unusa Ingatkan Dokter Baru Junjung Tinggi Integritas dan Empati


Surabaya, Bhirawa – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) melantik dan mengambil sumpah dokter baru Fakultas Kedokteran (FK) Unusa di Auditorium Lantai 9, Kampus B Unusa Jemursari, Surabaya.

Para perkembangan teknologi kesehatan dan kecerdasan buatan (AI), dokter baru diminta tidak cuman menguasai kompetensi klinis, tapi menjunjung tinggi integritas, adab, dan empati dalam menjalankan profesinya, Kamis (13/8).

Rektor Unusa, Prof. Tri Yogi Yuwono, menjelaskan bahwa sumpah dokter diikrarkan tidak sekadar formalitas untuk memenuhi persyaratan profesi, tapi janji moral harus melekat sepanjang perjalanan pengabdian seorang dokter. “Profesi dokter harus kalian dudukkan sebagai sebuah panggilan kemanusiaan, bukan alat mengejar materi semata,” pungkasnya.

Lanjut Prof. Tri Yogi berpesan semakin penting di tengah berbagai tantangan pelayanan kesehatan, termasuk munculnya persoalan etika dan empati di ruang digital. “Refleksi bersama bagi dunia Kesehatan tetnag kasus yang sempat marak bebrapa pekan ini, terutama mengenai pentingnya menjaga nurani, adab, dan empati terhadap pasien, baik dalam pelayanan langsung maupun ketika berkomunikasi di ruang digital, kejadian memilukan seperti itu tidak boleh terjadi lagi,” tuturnya.

Tri Yogi mengingatkan para dokter baru mereka memasuki dunia kedokteran yang mengalami perubahan sangat cepat, dimana perkembangan AI, telemedicine, genomik, big data, sampai berbagai teknologi kesehatan telah mengubah cara profesi kedokteran bekerja.

“Dunia kedokteran masa depan adalah dunia yang sangat bergantung pada inovasi dan teknologi interdisipliner, namun, teknologi tidak boleh membuat dokter kehilangan sentuhan kemanusiaan, AI dan berbagai teknologi kesehatan dapat membantu dokter meningkatkan kualitas pelayanan, tapi tidak dapat menggantikan nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi inti profesi tersebut,” ujarnya.

Berita Terkait :  Psikolog Ubaya Paparkan Aspek Psikologis Remote Working

Tri Yogi menyampaikan apresiasi kepada para orang tua atas dukungan dan pengorbanan yang telah diberikan hingga putra-putri mereka menyelesaikan pendidikan kedokteran. “Keberhasilan seorang dokter tidak terlepas dari perjuangan keluarga yang mendampingi selama menjalani pendidikan yang panjang dan penuh tantangan,” Imbuhnya. [ren.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!