Mojokerto, Bhirawa – Tim Pengendalian dan Pengawasan (Dalwas) Inspektorat Kodam (Itdam) V/Brawijaya melaksanakan pengawasan dan pemeriksaan terhadap sejumlah Jembatan Beton Garuda yang telah diresmikan di wilayah Kodim 0815/Mojokerto, Kamis (1/10/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pemeriksaan terhadap 12 jembatan yang tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Mojokerto. Dalam pelaksanaannya, Tim Dalwas Itdam V/Brawijaya dibagi menjadi dua tim. Pembagian tersebut dilakukan untuk menjangkau sejumlah sasaran jembatan secara bersamaan sehingga proses pengawasan dapat berjalan secara menyeluruh.
Kolonel Inf Indra Budi Murachmat, S.I.P., selaku Ketua Tim 2, bergerak menuju sasaran pemeriksaan diantaranya Jembatan Beton Garuda di Desa Jabontegal, Kecamatan Pungging, Jembatan Beton Garuda di Desa Kedung Gempol, Kecamatan Mojosari, Jembatan Beton Garuda di Desa Mojotamping, Jembatan Beton Garuda di Desa Pekuwon, serta Jembatan Armco Garuda di Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal.
Pantauan di lapangan, Tim 2 yang didampingi Kapten Cba Dodik Satriyo Nugroho beserta anggota, melaksanakan pengecekan Jembatan Beton Garuda di Dusun Bekatul, Desa Jabontegal, Kecamatan Pungging, tim langsung melaksanakan peninjauan kondisi fisik jembatan serta lingkungan sekitar yang menjadi bagian dari akses masyarakat.
Usai melaksanakan pengecekan di Jabontegal, rombongan melanjutkan pemeriksaan ke Jembatan Beton di Desa Kedung Gempol, Kecamatan Mojosari, sebelum meneruskan rangkaian pengawasan ke sasaran berikutnya di wilayah Bangsal.
Sementara itu, di tempat berbeda Tim 1 bergerak menyasar sejumlah jembatan di wilayah Bangsal, Dlanggu, Gondang dan Trowulan. Setiap tim didampingi personel Kodim 0815/Mojokerto serta unsur kewilayahan di masing-masing lokasi untuk mendukung kelancaran pelaksanaan pemeriksaan.
Pengawasan dan pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan jembatan yang telah dibangun dan diresmikan dapat terjaga kondisi serta fungsi dan manfaatnya bagi masyarakat.
Keberadaan jembatan-jembatan tersebut diharapkan terus mendukung kelancaran mobilitas warga, aktivitas perekonomian, serta membuka akses antarkawasan yang sebelumnya memiliki keterbatasan.
Melalui kegiatan Dalwas tersebut, proses pembangunan infrastruktur tidak berhenti setelah jembatan selesai dan diresmikan, tetapi juga mendapat perhatian melalui pengawasan di lapangan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan. [min.kt]


