28.7 C
Sidoarjo
Wednesday, May 6, 2026
spot_img

Senyum Ibu Salami Jadi Bukti Nyata Program RTLH di Kabupaten Jember

Program RTLH di Warga Desa Kemuningsari Lor, Kecamatan Panti

Pemkab Jember, Bhirawa.
Guratan lelah di wajah Ibu Salami perlahan sirna. Warga Desa Kemuningsari Lor, Kecamatan Panti itu kini tak lagi dihantui kecemasan setiap kali hujan turun.

Rumah sederhana yang selama puluhan tahun ia tempati, kini telah berubah menjadi hunian layak yang lebih aman dan bermartabat berkat program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Senyum sumringah tak lepas dari wajahnya. Sesekali, tangannya menyentuh dinding rumah yang kini kokoh dan bercat bersih—sesuatu yang dulu hanya bisa ia bayangkan.

“Alhamdulillah, dulu rumahnya cuma dari kalsiboard, lantainya tanah. Kalau hujan pasti bocor,” kenangnya lirih.

Ibu Salami bukan sosok yang asing dengan kerja keras. Di usianya yang tak lagi muda dan setelah lama hidup sendiri, ia menggantungkan hidup sebagai pencari rumput atau ngarit.

Setiap hari, ia menyusuri ladang demi memberi makan ternak titipan warga, dengan sistem bagi hasil atau gaduh.

Keterbatasan ekonomi membuat impian memiliki rumah layak terasa jauh dari jangkauan. Namun harapan itu akhirnya datang saat program RTLH menyasar desanya melalui pendataan perangkat setempat. Ia menjadi satu dari enam warga yang menerima bantuan di wilayah tersebut.

“Terima kasih banyak. Alhamdulillah, sekarang rumah saya jadi bagus seperti ini. Terima kasih Pak Bupati,” ucapnya penuh haru.

Berita Terkait :  Koramil 0815/06 Kemlagi Berbagi Berkah, Salurkan Zakat Fitrah Warga Sekitar

Meski rumahnya kini berdinding tembok dan berlantai layak, kesederhanaan tetap melekat dalam kesehariannya. Di dalam rumah itu, hanya terdapat sebuah kasur sederhana—tempat ia melepas lelah setelah seharian bekerja di ladang. Selebihnya, ia masih berbagi fasilitas dengan kerabat terdekat.

Namun bagi Salami, perubahan ini lebih dari sekadar fisik bangunan. Rumah barunya menghadirkan rasa aman, nyaman, dan harapan baru dalam hidupnya.

Kisah Ibu Salami menjadi potret nyata bagaimana program RTLH tak sekadar memperbaiki bangunan, tetapi juga mengangkat martabat dan kualitas hidup warga.

Di balik dinding rumah yang kini berdiri kokoh, tersimpan rasa syukur mendalam—dan untuk pertama kalinya dalam waktu lama, ia bisa tidur nyenyak tanpa takut air hujan membasahi tempat peristirahatannya. [geh*].

Berita Terkait

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!