29 C
Sidoarjo
Sunday, April 19, 2026
spot_img

Sektor Riil Malang Raya Melaju, BI Catat SBT Triwulan I 2026 Tembus 22,72 Persen

Kota Malang, Bhiranwa
Kinerja sektor riil di wilayah kerja Bank Indonesia (BI) Malang menunjukkan tren positif yang signifikan pada awal tahun 2026. Berdasarkan hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU), aktivitas ekonomi terpantau tumbuh meningkat dibandingkan akhir tahun lalu, dipicu oleh rentetan momentum hari besar keagamaan dan masa panen raya.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Malang, Indra Kuspriyadi mengungkapkan, indikasi pertumbuhan ini tercermin dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) yang mencapai 22,72%. Angka ini menunjukkan akselerasi yang nyata jika dibandingkan dengan capaian triwulan IV 2025 yang berada di level 17,36%.

Menurut Indra, melesatnya kinerja dunia usaha pada tiga bulan pertama tahun ini didominasi oleh tiga sektor utama yang menjadi tulang punggung ekonomi di wilayah kerja BI Malang: Sektor Perdagangan Besar & Eceran: Mencatatkan SBT sebesar 13,47%.

Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan: Memberikan kontribusi SBT sebesar 7,89%. Sektor Industri Pengolahan: Menyumbang SBT sebesar 7,34%. “Terakselerasinya kinerja ini didorong oleh peningkatan permintaan masyarakat selama momen long festive season, mulai dari Tahun Baru, Imlek, hingga memasuki Ramadan dan Idul Fitri. Selain itu, kinerja sektor pertanian juga terangkat berkat periode panen raya padi di tengah kondisi cuaca yang sangat kondusif,” ujar Indra Kuspriyadi dalam keterangan resminya.

Sejalan dengan optimisme pasar, realisasi investasi pada triwulan I 2026 juga terkerek naik dengan SBT sebesar 14,32%, lebih tinggi dari triwulan sebelumnya yang sebesar 10,65%. Peningkatan ini dipicu oleh langkah pelaku usaha yang mulai menambah kapasitas produksi demi memenuhi lonjakan permintaan.

Berita Terkait :  PGN Percepat Target Dekarbonisasi,Rosa Permata Sari: Jargas Jadi Salah Satu Andalan

Namun, Indra juga mencatat adanya sedikit perlambatan pada kondisi keuangan dunia usaha. Hal ini tecermin dari Saldo Bersih (SB) yang berada di angka 10,25%, lebih rendah dari triwulan sebelumnya yang sebesar 13,38%. Penurunan ini dipengaruhi oleh perlambatan pada akses kredit, likuiditas, serta rentabilitas perusahaan.

Menatap triwulan II 2026, BI Malang memprakirakan geliat ekonomi akan semakin kencang. Hasil survei menunjukkan responden sangat optimis bahwa kegiatan usaha akan melanjutkan tren peningkatan dengan proyeksi SBT mencapai 30,66%.

“Kami memprakirakan pertumbuhan di triwulan II akan didorong oleh sektor Industri Pengolahan dan Konstruksi. Faktor utamanya adalah persiapan menyambut Idul Adha serta berlanjutnya pengerjaan berbagai proyek strategis, baik dari sektor pemerintah maupun swasta,” pungkas Indra.[mut.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!