Tulungagung, Bhirawa. – Pemadaman listrik secara masif yang terjadi baru-baru ini tidak akan terulang lagi. PLN Tulungagung memastikan sistem interkoneksi kelistrikan Jawa Bali sudah normal dan tidak akan ada pemadaman listrik secara masif.
”Sejak Sabtu sore lalu sudah tidak ada lagi pemadaman bergilir secara masif,” ujar Kepala PLN ULP Tulungagung, Dhodit Hari Saputro, Kamis (25/6).
Menurut Dhodit, kini sistem interkoneksi kelistrikan Jawa Bali sudah normal dan tidak ada gangguan yang berarti. ”Sekarang sudah pulih. Tidak ada lagi pemadaman atau pun apa,” sambungnya.
Dhodit menyebut pemadaman listrik bergilir secara masif terjadi akibat adanya ganguan sistem. Ada dua pembangkit listrik besar yang menjadi tulang punggung interkoneksi Jawa Bali yang keluar sistem.
Di Tulungagung, kata Dhodit, akibat terjadinya gangguan sistem itu juga terjadi pemadaman listrik bergilir. Tidak hanya di satu kecamatan, tetapi di semua kecamatan di wilayah Kabupaten Tulungagung.
”Semua kecamatan terdampak. Di 19 kecamatan terjadi pemadaman listrik bergilir,” paparnya.
Namun, lanjut Dhodit, meski sudah dipastikan tidak ada lagi pemadaman bergilir masif, PLN Tulungagung masih memberlakukan pemadaman listrik karena pemeliharaan instalasi.
”Kalau pemadaman akibat pemeliharaan nanti kami beritahu sehari sebelumnya. Soal lamanya pemadaman tergantung dari selesainya pemeliharaan itu. Kalau sudah selesai dinyalakan kembali,” tuturnya.
Sedang soal kompensasi bagi pelanggan PLN akibat terjadinya pemadaman bergilir secara masif, Dhodit menyebut bukan kewenangannya. Ia menyebut hal itu kewenangan pusat.
”Kompensasi ada, nanti yang menentukan pusat, Jenisnya kami belum tahu. Kita tunggu saja,” terangnya.
Menjawab pertanyaan, Dhodit mengungkapkan memang ada dua pembangkit listrik di Tulungagung, tetapi kapasitasya relatif kecil. Belum mampu mengatasi kebutuhan warga Tulungagung.
”Dua pembangkit itu berkapasitas 5 MW dan 6 MW. Sementara kebutuhan Tulungagung mencapai 160 MW. Cukup jauh. Masih tergantung interkoneksi Jawa Bali,” tandasnya. [wed.fen]


