31.4 C
Sidoarjo
Friday, August 14, 2026
spot_img

Pemkot Batu Komitmen Gunakan Tata Kelola MBG Optimalkan Potensi Daerah

Kota Batu, Bhirawa – Pemerintah Kota (Pemkot) Batu berkomitmen memanfaatkan tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk mengoptimalkan potensi daerah yang dimiliki Kota Batu. Untuk itu Pemkot akan melibatkan dan memanfaatkan produk UMKM lokal dalam penyediaan kebutuhan program nasional MBG yang digagas Presiden RI.

“Dengan melibatkan UMKM dan memanfaatkan produk yang dimiliki diharapkan manfaat MBG tidak hanya dirasakan anak-anak melalui pemenuhan gizi, tetapi juga dapat menggerakkan ekonomi masyarakat Kota Batu,” ujar Nurochman, Wali Kota Batu, Jumat (14/8/2026).

Wali Kota yang akrab disapa Cak Nur ini mengatakan bahwa penegasan komitmen ini setelah ia bersama jajaran perangkat daerah mengikuti Rapat Koordinasi Khusus Menteri Dalam Negeri, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Kegiatan diikuti secara online daru Rumah Dinas Wali Kota Batu bertujuan memperkuat dukungan pelaksanaan Program MBG. Kebijakan dan evaluasi di tingkat nasional dinilai penting bagi Kota Batu untuk terus menyempurnakan pelaksanaan MBG agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.

Kepala BGN Sudaryono menekankan bahwaMBG bukan sekadar menyediakan makanan. Tetapi harus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan gizi dan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, keberhasilan program membutuhkan proses yang baik serta kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga masyarakat sebagai penerima manfaat.

Sebelumnya, Pemkot Batu mendampingi Ombudsmen RI telah melakukan peninjauan sekaligus inspeksi mendadak (sidak) terhadap pelaksanaan program MBG. Saat itu sidak dilakukan di wilayah Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu.

Berita Terkait :  UD Trucks Luncurkan Quester Revolusioner dengan ESCOT di GIIAS 2024

Peninjauan dilakukan langsung Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto dan anggota Ombudsmen Republik Indonesia, Indraza Marzuki Rais. Mereka mengunjungi Sentra Pengolahan Pangan Gizi (SPPG) Sulaiman Al-Hajj yang ada di Kelurahan Dadaprejo

Peninjauan langsung dilakukan terhadap dapur pengolahan makanan di SPPG ini, mulai dari proses memasak, pengepakan, hingga pengiriman ke sekolah-sekolah penerima manfaat. Dari hasil pantauan, dapur telah memenuhi standar operasional.

Rombongan sidak juga mengunjungi beberapa sekolah dimana muridnya menjadi penerima manfaat MBG. Yaitu, Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Kota Batu, MTsN Kota Batu, dan MA Bilingual. Mereka melihat proses distribusi dan menyapa langsung para siswa.

Para siswa menyampaikan bahwa mereka menyukai menu yang disajikan. Adapun menu yang diterima siswa meliputi, nasi putih, ikan nila fillet, tempe selimut katsu, sayur sawi wortel, dan buah semangka. Adapun bagi siswa dengan alergi ikan, disediakan menu pengganti berupa ayam goreng.

Indraza menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program MBG yang baik di Kota Batu. Karena dalam mengimplementasi  MBG di Kota Batu, pemkot telah aktif berkoordinasi. Hal ini membuat para pengelola dapur menjalankan tugasnya sesuai standar. “Dan implementasi MBG di Kota Batu Ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain,” ungkapnya.

Ditambahkan Wakil Wali Kota Heli Suyanto  bahwa pihaknya terus mendorong percepatan perizinan bagi seluruh dapur pengolah MBG. Dari total dapur yang ada, delapan sudah beroperasi, tiga dalam tahap persiapan, dan sisanya masih pembangunan. “Dan kami pastikan seluruh dapur pengolah MBG memenuhi ketentuan agar pelayanan kepada anak-anak berjalan optimal,” tegas Heli. [nas.kt]

Berita Terkait :  3 Tanda Karpet Mobil Sudah Perlu Diganti

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!