28 C
Sidoarjo
Monday, September 28, 2026
spot_img

November, OPOP Expo 2026 Target Dampak Ekonomi Pesantren

Pemprov Jatim, Bhirawa. – Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Koperasi dan UKM kembali menggelar sosialisasi One Pesantren One Product (OPOP) Expo 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Aria Wiriaatmadja, Gedung Dinas Koperasi dan UKM Jawa Timur, Jalan Juanda, Sidoarjo, Senin (28/9/2026) pagi ini menegaskan komitmen Pemprov Jatim dalam memperkuat ekosistem ekonomi pesantren.

Arina Nur Fauziyah, Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, menjelaskan bahwa OPOP Expo merupakan wadah strategis untuk mempromosikan produk-produk unggulan dari pesantren, santri, hingga alumni.

“Tujuannya adalah mempromosikan atau lebih mengenalkan produk-produk pesantren ini ke masyarakat yang lebih luas lagi agar semakin dikenal,” ujarnya saat diwawancarai Bhirawa usai sesi sosialisasi.

Menurut Arina, produk pesantren kini tak lagi kalah bersaing dengan produk umum di pasaran. “Ternyata produk-produk pesantren ini juga enggak kalah dengan produk-produk yang ada di pasaran lainnya,” tegasnya.

Rencananya, OPOP Expo 2026 akan dilaksanakan pada November 2026 di Royal Plaza, Surabaya. Pemilihan lokasi ini dinilai strategis karena Royal Plaza merupakan mal yang tidak pernah sepi pengunjung.

“Harapannya ini juga bisa lebih membawa dampak yang signifikan untuk teman-teman yang di pesantren bisa lebih mengenalkan produknya ke masyarakat,” papar Arina.

Dengan berada di pusat perbelanjaan modern, produk pesantren diharapkan semakin dikenal kalangan urban, termasuk generasi muda dan pelaku usaha retail.

Berita Terkait :  WBP Lapas Kediri Dibekali Keterampilan Merajut, Hasil Karya Masuk Rantai Produksi

Dalam sosialisasi tersebut, Arina menyebutkan bahwa produk yang akan ditampilkan dalam OPOP Expo 2026 sangat beragam. “Ini masih kami identifikasi, biasanya macam-macam. Mulai dari makanan, minuman, mungkin ada yang punya produk susu, olahan makanan, kerajinan (craft), fashion seperti jilbab dan pakaian, bahkan batik juga ada,” jelasnya.

Beberapa contoh produk pesantren yang pernah tampil dalam OPOP Expo sebelumnya antara lain olahan susu kedelai, tas dari batok kelapa, sorgum dan kue, kerajinan tangan, olahan jamur, bunga hias, hingga kopi kemasan.

Ditanya mengenai perbedaan OPOP Expo 2026 dengan tahun-tahun sebelumnya, Arina menegaskan bahwa Dinas Koperasi dan UKM Jatim selalu berinovasi berdasarkan evaluasi pelaksanaan sebelumnya. “Di tahun ini kami menggandeng lebih banyak mitra yang kiranya strategis,” ungkapnya.

Beberapa mitra strategis yang akan dilibatkan antara lain Kementerian Haji dan Umroh, BPJPH (Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal), serta BPJS Ketenagakerjaan.

“Kami mulai banyak menggandeng mitra-mitra lain yang kami pikir ini juga strategis untuk perluasan pasar dan produk pondok pesantren,” tambah Arina.

Langkah ini sejalan dengan upaya Pemprov Jatim dalam memperkuat program OPOP melalui fasilitasi kelembagaan, sertifikasi, perluasan pasar, hingga pembiayaan.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa juga memberikan apresiasi atas berbagai inovasi dalam penguatan OPOP, termasuk program Pelatihan Santri Wirausaha Terpadu (Pesawat).

Melalui OPOP Expo 2026, Pemprov Jatim menargetkan dampak ekonomi yang lebih signifikan bagi pesantren. Selain membuka akses pasar yang lebih luas, kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong kemandirian ekonomi pesantren serta memperkuat ekosistem kewirausahaan santri.

Berita Terkait :  Berharap pada KPK

“Produk usaha yang dikembangkan di OPOP bisa meliputi banyak jenis produk. Mulai makanan dan minuman, kerajinan tangan, fashion, dan juga produk digital IT. Semua jenis produk akan dikembangkan agar bisa memiliki daya saing,” demikian prinsip yang terus digaungkan dalam program OPOP.

Dengan dukungan lokasi strategis, ragam produk unggulan, dan kolaborasi mitra strategis, OPOP Expo 2026 diproyeksikan menjadi momentum penting bagi produk pesantren Jatim untuk naik kelas dan semakin dikenal di pasar modern. [aya.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!