Gresik, Bhirawa – PT Petrokimia Gresik (Persero), berikan Beasiswa Petrokimia Gresik (BESTRO) jenjang S1/D4 kepada 17 mahasiswa berprestasi asal Kabupaten Gresik pada 2026. Total komitmen bantuan, hingga mereka menyelesaikan pendidikan pada 2030 mencapai Rp1,774 miliar.
Bantuan mencakup Uang Kuliah Tunggal (UKT), uang saku bulanan, serta program pengembangan soft skill. Penandatanganan surat perjanjian BESTRO S1/D4 tahun penerimaan 2026, berlangsung di Gedung Diklat Petrokimia Gresik.
Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob, mengatakan program merupakan bagian dari komitmen perusahaan anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero). Dalam memperluas akses pendidikan tinggi, dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sekitar wilayah operasional perusahaan.
“BESTRO merupakan bagian dari komitmen Petrokimia Gresik, untuk memperluas kesempatan generasi muda Gresik. Dalam mengenyam pendidikan tinggi,” ujar Daconi.
Dukungan BESTRO, tidak hanya berfokus pada pembiayaan pendidikan. Tetapi juga pengembangan kompetensi, karakter, integritas, ketangguhan, kemampuan beradaptasi, dan kepedulian sosial. Dalam
Seleksi piperketat pada penerimaan 2026, Petrokimia menyempurnakan persyaratan administrasi dan sistem pembobotan. Asesmen psikologi juga melibatkan institusi yang kredibel dan independen, memastikan penerima BESTRO. Memiliki kemampuan akademik, sekaligus kesiapan menghadapi tantangan yang semakin kompleks.
“Beasiswa ini diharapkan benar-benar menjadi jembatan bagi generasi muda Gresik, untuk meraih masa depan yang lebih baik. “Ungkapnya.
Ditambahkan Daconi, bahwa hingga 2026. Program BESTRO S1/D4 telah menjangkau 214 mahasiswa, di berbagai perguruan tinggi negeri. Sebanyak 152 penerima telah menyelesaikan pendidikan, meraih gelar sarjana, dan mulai meniti karier maupun berkarya di tengah masyarakat.
Setelah lulus, mereka diharapkan dapat berkontribusi bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa.
Salah satu penerima BESTRO S1 tahun 2026 Syela Priscilla Krisdiansih, apresiasi dukungan Petrokimia Gresik. BESTRO, membantu meringankan biaya pendidikan. Sekaligus membuka kesempatan bagi penerima, untuk mengembangkan kemampuan melalui program soft skill. [kim.kt]


