Kota Batu, Bhirawa – Tim perwakilan Polresta Batu membuktikan ketangguhannya dalam dalam ajang Piala E-Sport Kapolda Jawa Timur 2026. Tim yang membawa nama Kota Batu ini berjaya dan sukses menyabet gelar juara pertama. Gelar ini diraih Tim Polresta Batu setelah dalam babak final mereka menumbangkan Tim Polres Jember.
Kapolresta Batu, AKBP Aris Purwanto melalui Kabag Humasnya, Iptu Huda Rohman mengatakan kemenangan dalam kejuaraan E-Sport yang berlangsung di Mapolda Jawa Timur ini, membuat Tim Polresta Batu yang bernama SDES RAPPZYY ini berhak membawa pulang trofi bergengsi tingkat provinsi.
“Dan yang lebih membanggakan, kemenangan ini juga mengantarkan SDES RAPPZYY menjadi duta Jawa Timur untuk berlaga di Turnamen E-Sports tingkat nasional memperebutkan piala Kapolri Cup 2026,” ujar Huda, Selasa (30/6/2026). Karena kejuaraan ini merupakan even paling prestisius di lingkungan Polri.
Huda menegaskan bahwa kemenangan ini merupakan bukti nyata kuatnya sinergi antara kepolisian, organisasi olahraga, dan komunitas di Kota Batu. Sinergitas ini telah mampu membangun ekosistem digital yang sehat dan kompetitif bagi generasi muda di Kota Wisata ini.
Diketahui, dalam perjalanan tim Polres Kota Batu menuju podium tertinggi di tingkat Jatim, SDES RAPPZYY harus melalui kompetisi yang sengit. Sebelum melangkah ke tingkat Polda, SDES RAPPZYY terlebih dahulu membuktikan kualitasnya dengan menjadi kampiun dalam “Kapolres Batu E-Sport Competition”.
Turnamen ini merupakan kerja sama antara Polres Batu dan ESI (E-Sports Indonesia) kota setempat yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80. Dalam kompetisi tingkat daerah tersebut, SDES RAPPZYY berhasil menyisihkan 19 tim peserta lainnya.
Ketangguhan SDES RAPPZYY ini berlanjut hingga ke babak kualifikasi tingkat provinsi di Surabaya. Mereka mampu menembus babak delapan besar hingga akhirnya mendapatkan tiket ke partai final. Di partai penentuan ini SDES RAPPZYY juga mampu mendominasi hingga akhirnya berhasil menyabet gelar juara.
Huda memberikan apresiasi tinggi atas capaian timnya. Ia menyebut bahwa kunci keberhasilan tim terletak pada disiplin strategi, kekompakan antar pemain, serta ketenangan dalam menghadapi tekanan selama pertandingan berlangsung.
“Keberhasilan ini adalah sejarah bagi perkembangan E-sports di Kota Batu sekaligus membuktikan bahwa pembinaan atlet muda yang dilakukan secara berkelanjutan akan bisa bersaing dan mampu membuahkan hasil optimal,” tambah Huda.
Kini, tim SDES RAPPZYY tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan yang lebih besar di Kapolri Cup 2026 di Jakarta. Mereka akan membawa misi membawa nama harum Polda Jawa Timur dan Kota Batu di kancah nasional.
“Kami memohon doa restu dari seluruh masyarakat Kota Batu agar tim perwakilan kita dapat memberikan performa terbaik dan meraih hasil maksimal di tingkat nasional nanti,” tandas Huda. [nas.kt]


