Pemprov Jatim, Bhirawa
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur melalui Balai Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial (PRS) PMKS Sidoarjo terus memperkuat layanan rehabilitasi sosial secara terintegrasi. Berbagai program dilaksanakan secara berkelanjutan, mulai dari penguatan dukungan keluarga, layanan kesehatan, hingga pemberdayaan penerima manfaat (PM).
Terbaru, Balai PRS PMKS memfasilitasi kunjungan keluarga bagi PM berinisial J.T. asal Dinas Sosial Kabupaten Blitar pada Selasa (5/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di ruang pekerja sosial (peksos) dan ruang konseling ini didampingi petugas Seksi Rehabilitasi Sosial (Rehsos).
Kepala Balai PRS PMKS Sidoarjo Fivtian Windarta menegaskan, keterlibatan keluarga menjadi faktor penting dalam proses pemulihan. “Kunjungan keluarga seperti ini sangat kami dorong karena dapat memperkuat hubungan emosional serta memberikan semangat bagi penerima manfaat dalam menjalani proses rehabilitasi,” ujarnya.
Selain itu, pada Senin (4/5/2026), Balai PRS PMKS juga melaksanakan kegiatan home visit ke keluarga PM di Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan ini melibatkan pekerja sosial bersama petugas Seksi Rehabilitasi Sosial dan Seksi Pelayanan Sosial untuk memastikan kesinambungan proses rehabilitasi berbasis keluarga.
Dalam kunjungan tersebut, tim berinteraksi langsung dengan anggota keluarga inti guna menggali informasi serta memperkuat koordinasi. Pendekatan ini dilakukan untuk membangun komunikasi efektif sekaligus memperkuat sistem dukungan sosial di lingkungan keluarga.
Masih pada hari yang sama, balai melakukan pemeriksaan kesehatan bagi PM sebelum proses rujukan (rolling) ke RSJ Menur. Pemeriksaan meliputi kondisi fisik, riwayat kesehatan, hingga observasi awal kondisi mental guna memastikan kesiapan PM menjalani layanan lanjutan.
Kepala Seksi Pelayanan Balai PRS PMKS Sidoarjo, Dina Restuningrum, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian krusial dalam rehabilitasi. “Pendampingan ini bukan hanya sebatas prosedur, tetapi juga bentuk komitmen kami untuk memberikan perlindungan dan pelayanan yang menyeluruh,” katanya.
Di sisi pemberdayaan, balai juga menggelar kegiatan pertanian dengan fokus pengolahan lahan untuk penanaman sawi. Kegiatan rutin mingguan ini melibatkan PM secara aktif, mulai dari penggemburan tanah hingga pembuatan bedengan, sebagai upaya membangun kemandirian dan keterampilan produktif.
Tak hanya itu, Balai PRS PMKS turut mendukung pengembangan pendidikan dengan menerima mahasiswa Program Profesi Ners Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) gelombang 4 untuk praktik lapangan. Program ini memberikan pengalaman langsung dalam pelayanan keperawatan jiwa berbasis rehabilitasi sosial.
Sementara itu, upaya menjaga kesehatan harian PM juga dilakukan melalui kegiatan pembersihan mata pada Sabtu (2/5/2026). Layanan ini menjadi bagian dari perawatan dasar untuk meningkatkan kenyamanan dan mendukung aktivitas PM selama menjalani rehabilitasi.
Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan komitmen Pemprov Jatim dalam menghadirkan layanan rehabilitasi sosial yang menyeluruh, adaptif, dan berkelanjutan, dengan menempatkan keluarga, kesehatan, dan pemberdayaan sebagai pilar utama pemulihan penerima manfaat.[rac.ca]


