28 C
Sidoarjo
Wednesday, September 23, 2026
spot_img

Kementerian UMKM Gandeng ITS Dorong Inovasi Kampus Jadi Produk Komersial

Surabaya, Bhirawa. – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya mengadakan pelaksanaan program Bursa Wirausaha Unggulan, serta akad masal Kredit Usaha Rakyat (KUR) Jawa Timur 2026 di Gedung Pusat Robotika, ITS. Kegiatan turut dihadiri oleh Menteri Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) RI, program tersebut diarahkan untuk perkuat pembinaan UMKM sekaligus mendorong hasil inovasi kampus agar masuk ke tahap komersialisasi dan industrialisasi. Rabu, (23/9/2026)

Rektor ITS · Prof. Dr. (HC). Ir. Bambang Pramujati, S.T., M.Sc.Eng., Ph.D., IPU, ASEAN Eng. mengatakan untuk mendukung penguatan UMKM nasional melalui peran sebagai enabler teknologi dan inovasi, ini bentuk sinergi perguruan tinggi bersama Kementerian UMKM dalam mendorong para pelaku usaha agar mampu bersaing hingga pasar global.

“Sebagai bentuk kontribusi nyata, ITS telah meluncurkan berbagai program pendampingan, salah satunya gerakan bantuan 1.000 desain kemasan secara gratis bagi UMKM, program dihadirkan meningkatkan kualitas estetika dan daya saing produk lokal yang sering kali terkendala masalah pengemasan,” jelasnya.

Lanjut Prof. Bambang menjelaskan ITS memfasilitasi UMKM daerah, seperti di Nusa Tenggara Barat (NTB), dalam menangani aspek perizinan hingga desain kemasan standar ekspor. “Tidak cuman pendampingan teknis, kami menyediakan inkubator bisnis bagi mahasiswa maupun masyarakat umum, setiap tahunnya, menerima sekitar 50 unit usaha untuk masuk dalam inkubasi dengan durasi program bervariasi, mulai dari 6 bulan hingga 3 tahun,” ujarnya.

Berita Terkait :  Ali Mufthi - Blegur Pimpin Golkar Jatim, Pengamat: Tantangan Adaptif dan Responsif Jadi Kunci

Prof. Bambang mengukapkan para peserta inkubasi dibekali dengan pelatihan melibatkan jaringan pengusaha alumni maupun non-alumni, serta difasilitasi dalam program business matching untuk mempertemukan mereka dengan angel investor. “Sekarang program inkubator bisnis ITS memfasilitasi lebih dari 550 startup, lengkap dengan penyediaan fasilitas ruang kerja (co-working space) untuk menunjang interaksi dan operasional usaha mereka,” tuturnya.

Sementara itu, Menteri UMKM RI, Maman Abdurrahman, menyampaikan banyak produk UMKM memiliki kualitas baik, tapi tidak mampu bertahan karena pembinaan, riset, dan pengembangan usaha tidak dilakukan secara berkelanjutan, kondisi serupa terjadi hasil inovasi perguruan tinggi yang belum seluruhnya memiliki perencanaan komersialisasi. “Pemerintah menggandeng ITS untuk mendorong berbagai inovasi yang dihasilkan kampus supaya dapat dikembangkan menjadi produk komersial, masuk ke industrialisasi, serta dimanfaatkan masyarakat,” ucapnya.

Menteri UMKM RI, Maman Abdurrahman saat berpidato pada acara Bursa Wirausaha Unggulan, serta akad masal Kredit Usaha Rakyat (KUR) Jawa Timur 2026 di Gedung Pusat Robotika, ITS. Rendy Agung Prakoso/bhirawa.

Menurutnya Maman menceritakan bahwa inovasi dari ITS mendapat perhatian yakni teknologi implant batok kepala yang dikembangkan dan saat ini masih dalam proses uji klinis. “Pemerintah membantu mempercepat proses yang diperlukan, termasuk pengurusan perizinan dan sertifikasi, pemerintah juga membuka akses pembiayaan dengan menghadirkan sejumlah institusi perbankan dan mitra investasi, skema ini diharapkan membantu inovasi kampus yang masih menghadapi kendala pembiayaan agar dapat dikembangkan hingga tahap produksi,” pungkasnya.

Berita Terkait :  Kepala OPD Diduga Minta Jatah Enam Kios di Stadion Kanjuruhan

Sisi pembiayaan UMKM, Maman menambahkan total penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Jawa Timur hingga periode terakhir yang disebutkan mencapai sekitar Rp37 triliun dengan jumlah debitur sekitar 643 ribu UMKM, jumlah tersebut sekitar Rp23 triliun telah dialokasikan untuk sektor produksi.

“Persoalan UMKM tidak hanya berkaitan dengan perizinan, sertifikasi, dan permodalan, pemerintah menilai akses pasar jadi salah satu tantangan utama yang perlu diperkuat supaya pelaku usaha mampu mengembangkan usahanya dan mengembalikan pembiayaan yang diterima,” imbuhnya.[ren.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!