Situbondo, Bhirawa – Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Wilayah Bondowoso, Slamet Riyadi, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian dan rekam jejak prestasi yang telah diraih oleh SMKN 1 Situbondo. Hal tersebut disampaikannya dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 sekolah vokasi unggulan tersebut.
Slamet Riyadi menyampaikan rasa syukur dan kekagumannya atas konsistensi SMKN 1 Situbondo yang terus menonjolkan berbagai prestasi sekaligus membuktikan kapasitasnya sebagai SMK Pusat Keunggulan (PK).
“Alhamdulillah, SMKN 1 Situbondo ini luar biasa dengan menonjolkan prestasinya, dengan menonjolkan bahwa SMKN 1 ini sudah merupakan SMK PK,” ujar Slamet Riyadi saat memberikan tanggapannya.
Memasuki usia yang ke-21 tahun, Kacabdin berharap SMKN 1 Situbondo terus bergerak maju dalam memacu prestasi peserta didik, baik di bidang akademik maupun non-akademik.
“Pembekalan keterampilan praktis siswa harus menjadi fokus utama dengan mengedepankan program-program Pusat Keunggulan,” kupas mantan Kepala SMAN 1 Pesanggaran, Banyuwangi itu.
Slamet kembali menegaskan bahwa status SMK Pusat Keunggulan yang disandang sekolah ini membawa tanggung jawab yang jauh lebih besar. Menurutnya, predikat tersebut harus dibuktikan dengan melahirkan lulusan yang terampil, kompeten, dan siap kerja.
“Yang jelas dengan menyandang PK ini tanggung jawabnya lebih besar. Karena PK itu Pusat Keunggulan, berarti SMKN 1 ini harus bisa membuktikan bahwa di SMKN 1 Situbondo ini benar-benar merupakan Pusat Keunggulan, pusatnya mencetak keterampilan anak-anak,” tegasnya.
Selain itu, Kacabdin Slamet Riyadi juga memacu prestasi siswa dengan meningkatkan pencapaian akademik dan non-akademik berbasis keterampilan terapan. “Tolong imbangi sarpras yang canggih dengan SDM berkualitas dan kompetensi pengajar wajib terus ditingkatkan seiring tersedianya fasilitas modern,” pintanya.
Di sisi lain, Slamet Riyadi menyoroti tingginya kepercayaan masyarakat serta berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD)-seperti Dinas Tenaga Kerja yang kerap bekerja sama menggelar pelatihan vokasi (salah satunya pelatihan content creator) di SMKN 1 Situbondo.
“Tingginya kepercayaan pihak luar dan ketersediaan peralatan praktek yang canggih, menurut Slamet, harus diimbangi secara seimbang dengan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di internal sekolah. Seluruh keluarga besar SMKN 1 Situbondo diimbau untuk terus mengasah kompetensi agar mampu menjawab tantangan di era globalisasi.
“Jangan sampai dengan peralatan yang canggih dan sudah dipercaya oleh masyarakat, SDM-nya tidak ditingkatkan. Harapannya mudah-mudahan dengan selalu meningkatkan kompetensi, terutama di SDM-nya teman-teman, bisa memberikan pelayanan yang terbaik nanti,” imbaunya.
Mengakhiri keterangannya, Slamet Riyadi berharap SMKN 1 Situbondo dapat terus menjadi sekolah rujukan bagi lembaga pendidikan lainnya. Keberadaan program keahlian yang khas dan unik, seperti jurusan Ukir Logam yang merupakan satu-satunya di Kabupaten Situbondo, dinilainya sebagai nilai tambah luar biasa.
“Harapannya ke depan SMKN 1 ini merupakan rujukan dari sekolah lain, karena jurusannya luar biasa seperti Ukir Logam itu satu-satunya di Situbondo, dan itu bisa memberikan sebuah branding yang luar biasa khususnya untuk Situbondo,” pungkasnya. [awi.wwn]


