28.9 C
Sidoarjo
Saturday, July 4, 2026
spot_img

JSC Dinsos Jatim Gerak Cepat Lindungi Warga Rentan

Pemprov Jatim, Bhirawa
Jatim Social Care (JSC) Tim Respon Kasus Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jawa Timur terus menunjukkan peran aktif sebagai garda terdepan penanganan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Dalam sepekan terakhir, JSC menangani berbagai kasus yang melibatkan kelompok rentan, mulai dari ibu melahirkan tanpa identitas, orang terlantar, lansia dalam kondisi darurat medis, reunifikasi lansia dengan keluarganya, hingga asesmen anak penyandang disabilitas guna membuka akses pendidikan.

Salah satu penanganan dilakukan terhadap Yani, seorang perempuan yang melahirkan di RSUD Dr. Soetomo tanpa memiliki dokumen kependudukan. Kondisi tersebut membuatnya terkendala mengakses layanan administrasi dan jaminan kesehatan. JSC segera berkoordinasi dengan Dispendukcapil untuk proses perekaman data kependudukan agar Yani memperoleh Nomor Induk Kependudukan (NIK), sekaligus mengupayakan kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Daerah (PBID) Kota Surabaya sehingga ibu dan bayinya mendapatkan perlindungan layanan kesehatan.

Di rumah sakit yang sama, JSC juga mendampingi seorang pria berusia 52 tahun asal Kabupaten Situbondo yang ditemukan dalam kondisi sakit dan terlantar. Selama menjalani perawatan di RSUD Dr. Soetomo, tim melakukan koordinasi dengan pihak rumah sakit serta Dinas Sosial Kabupaten Situbondo untuk memastikan pelayanan sosial tetap berjalan sembari menelusuri identitas dan keberadaan keluarganya.

Respons cepat juga ditunjukkan saat menerima laporan mengenai Sa’in (72), seorang lansia yang hidup sebatang kara di kawasan Dupak Bangunsari, Surabaya. Setelah pemeriksaan Puskesmas menunjukkan saturasi oksigen hanya 86 persen, JSC bersama pemerintah setempat segera merujuk Sa’in ke IGD RSUD Dr. Soetomo agar mendapatkan penanganan medis intensif.

Berita Terkait :  Bupati Tulungagung Buat Surat Edaran Larangan Purnawiyata di Luar Sekolah

Tidak hanya fokus pada penyelamatan, JSC juga berhasil mengembalikan Joko Sutrisno (73), lansia asal Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk, kepada keluarganya. Melalui proses asesmen, penelusuran identitas (tracing), serta koordinasi dengan TKSK dan Dinas Sosial Kabupaten Nganjuk, proses reunifikasi berhasil dilakukan sehingga Joko kembali memperoleh pengasuhan dari keluarganya.

Di bidang pemenuhan hak anak, JSC melakukan asesmen terhadap VI (8), anak penyandang disabilitas rungu wicara di Kecamatan Tenggilis, Surabaya. Hasil asesmen akan menjadi dasar koordinasi dengan berbagai pihak untuk memenuhi kebutuhan alat bantu dengar sekaligus membuka akses pendidikan formal agar anak tersebut memperoleh kesempatan belajar yang setara.

Koordinator JSC Tim Respon Kasus Dinsos Jatim, Nursoleh, mengatakan setiap laporan masyarakat menjadi amanah yang harus ditindaklanjuti secara cepat, tepat, dan humanis. Menurutnya, penanganan tidak hanya berfokus pada aspek medis, tetapi juga memastikan hak-hak dasar warga, mulai dari administrasi kependudukan, jaminan kesehatan, perlindungan sosial, hingga akses pendidikan, dapat terpenuhi.

“Kami hadir untuk memastikan tidak ada warga yang kehilangan hak atas pelayanan dasar hanya karena terkendala kondisi sosial maupun administrasi. Penanganan dilakukan secara menyeluruh melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, rumah sakit, TKSK, Dispendukcapil, serta berbagai pihak agar masyarakat yang paling rentan memperoleh perlindungan yang layak,” ujar Nursoleh.

Melalui pendekatan terpadu tersebut, Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur terus memperkuat sinergi lintas sektor agar setiap laporan mengenai kelompok rentan dapat segera ditangani. Kehadiran JSC diharapkan menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan, mulai dari penyelamatan, pendampingan, pemulihan, hingga pemenuhan hak-hak dasar secara berkelanjutan.[rac.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!