29.8 C
Sidoarjo
Monday, August 17, 2026
spot_img

ERB 2026, BI Jatim dan TNI AL Perkuat Kedaulatan Rupiah hingga Wilayah Kepulauan

Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur, pimpinan Komando Armada II TNI AL, perwakilan perbankan, serta sejumlah mitra strategis Bank Indonesia hadiri pelepasan Tim ERB Mandiri Jawa Timur dilakukan di Dermaga Komando Armada II TNI AL, Surabaya.

Surabaya, Bhirawa. – Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Mandiri Jawa Timur 2026 yang berlangsung pada 6-10 Agustus 2026 menjadi bukti nyata Bank Indonesia (BI) Jawa Timur bersama TNI Angkatan Laut (TNI AL) dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperkuat layanan Rupiah hingga wilayah kepulauan.
Ekspedisi tersebut menyasar tiga wilayah kepulauan di Kabupaten Sumenep, yakni Pulau Sapudi, Pulau Raas, dan Pulau Tanjung Kiaok.

Adapun pelepasan Tim ERB Mandiri Jawa Timur dilakukan di Dermaga Komando Armada II TNI AL, Surabaya, pada Kamis (6/8). Kegiatan ini dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur, pimpinan Komando Armada II TNI AL, perwakilan perbankan, serta sejumlah mitra strategis Bank Indonesia.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Jawa Timur Ibrahim mengatakan ERB Mandiri Jatim 2026 memiliki tiga fokus utama. Pertama, memperkuat Rupiah sebagai simbol kedaulatan sekaligus alat pemersatu bangsa.

Kedua, memperluas pemerataan layanan uang Rupiah sekaligus meningkatkan literasi masyarakat. Ketiga, memperkuat sinergi antarlembaga untuk memperluas akses keuangan dan mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di wilayah kepulauan.

“Ekspedisi Rupiah Berdaulat bukan sekadar perjalanan membawa uang Rupiah. Kegiatan ini merupakan perjalanan menghadirkan negara, memperluas jangkauan pelayanan, dan memastikan bahwa masyarakat di wilayah kepulauan memperoleh hak yang sama untuk menggunakan uang Rupiah yang berkualitas dan layak edar,” terangnya, Minggu (9/8).

Berita Terkait :  RSUD Padangan Bojonegoro Raih Predikat WBK 2025, Wujudkan Pelayanan Prima

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya BI memastikan ketersediaan uang Rupiah yang berkualitas dan layak edar hingga wilayah terdepan, terluar, dan terpencil.

Program ini sekaligus menjadi bentuk kehadiran negara dalam menjaga kedaulatan Rupiah dan memastikan masyarakat di wilayah kepulauan memperoleh akses layanan uang yang setara.
Selama ekspedisi, Tim ERB Mandiri Jawa Timur juga akan memberikan layanan penukaran uang Rupiah kepada masyarakat.

Layanan tersebut menjadi bagian dari penerapan kebijakan clean money policy atau kebijakan pengedaran uang layak edar.
Selain penukaran uang, tim juga memberikan edukasi mengenai Cinta, Bangga, Paham Rupiah.

Edukasi tersebut mencakup cara mengenali ciri keaslian uang Rupiah, memperlakukan dan merawat uang dengan baik, serta memahami kedudukan Rupiah sebagai alat pembayaran yang sah di seluruh wilayah Indonesia.
Masyarakat juga akan mendapatkan pemahaman mengenai peran Rupiah dalam mendukung aktivitas perekonomian nasional.

Melalui ERB 2026, BI Jatim bersama Pemprov Jatim, TNI AL, perbankan, pemerintah daerah dan mitra strategis berupaya memperluas jangkauan layanan Rupiah sekaligus meningkatkan literasi masyarakat di kawasan kepulauan.

Program ini juga diarahkan untuk mendukung penguatan ekonomi daerah agar semakin inklusif dan berkelanjutan.
BI mengingatkan masyarakat untuk terus menjaga dan memperlakukan Rupiah dengan baik. Lebih dari sekadar alat pembayaran, Rupiah merupakan simbol kedaulatan negara, identitas bangsa, sekaligus salah satu unsur pemersatu Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). [riq.hel]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!