28 C
Sidoarjo
Monday, April 27, 2026
spot_img

Empat Karateka Jatim dari Pembinaan Mental Karate Kyokushinkai Bertanding di Jepang

Sidoarjo, Bhirawa  

Empat Karateka Jawa Timur dari dari Pembinaan Mental Karate Kyokushinkai akan berjuang mengharumkan Indonesia di ajang Kejuaraan International KWU Senshi yang digelar di Yoyogi 2 Gymnesium, Tokyo, 29 April 2026.

 Keempat karetaka itu adalah  Radea Pijar Ramadhan yang akan turun di kelas Men’s Lightweight (under 65 kg), David Gerald Sentosa di kelas High School Boys Lightweight (under 60 kg), Michael Hans Winata di kelas Grade Junior High Boys Middleweight (under 57 kg) dan karateka putri Ribka Levina Wibisono di kelas Women’s Open Heavyweight (55 kg and over). Para atlet itu dilepas oleh Pengprov Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (FORKI) Jatim di Bandara Juanda Surabaya, Minggu (26/4).

Mewakili Ketua Umum Pengprov FORKI Jatim, Johannes Koento, Dr. H Awan Indrawan, SE, SH, M.Si., meminta agar Radea Pijar Ramadhan dan kawan-kawan bisa tampil maksimal agar bisa membawa harum nama Jawa Timur dan Indonesia harum di Negeri Sakura. 

 “Mewakili Ketum FORKI Jatim, kita pantas berbangga karena empat atlet Jatim dari Pembinaan Mental Karate Kyokushinkai menjadi wakil Indonesia untuk berlaga di ajang internasional. Jangan jadikan ini beban tapi jadikan semangat untuk bisa mengharumkan nama Jatim dan Indonesia.” ujarnya.

 Sementara Ketua Bidang Pembinaan Pembinaan Mental Karate Kyokushinkai Jatim, Rudy Muljo Utomo, S.T., mengatakan jika empat atletnya sudah digembleng selama empat bulan, sejak Januari 2026. “Ini pengalaman pertama mereka ikut kejuaraan di luar negeri. Tapi kami sudah mempersiapkan diri sebaik mungkin. Mereka adalah juara-juara di Kejurnas yang terpilih untuk mewakili Indonesia.” ucapnya didampingi Manajer Tim, Drs. Hartanto Chandra Daja M.Psi., coach Didik Soecipto, dan Andri Wijayanto.

Berita Terkait :  PT Petrokimia Gresik Kembali Cetak 55 Agronom Muda Melalui Taruna Makmur Perkuat Pangan Nasional

 Disinggung soal target, Rudy Muljo Utomo mengatakan tidak terlalu membebani para atlet. Selain masih berusia muda, lawan yang dihadapi juga dari berbagai negara, tidak hanya Asia tapi juga ada karateka dari Chile dan Argentina.

 “Kita berangkat tentu ingin semuanya bisa meraih prestasi, mudah-mudahan bisa tercapai minimal dua medali. Banyak faktor yang menentukan di full body contact, kita tidak bisa prediksi. Yang pasti anak-anak sudah siap tampil sebaik mungkin.” katanya. wwn

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru