27.8 C
Sidoarjo
Thursday, July 2, 2026
spot_img

Dibuka Sekjen, Ketua PSTI Jatim Optimis Juara LSI


Surabaya, Bhirawa – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PB Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI), Prof. Dr. H. Nukhrawi Nawir secara resmi membuka Liga Sepak Takraw Indonesia (LSI) 2026 wilayah II yang digelar di Gelora Pancasila 1-4 Juli. Ia berharap dari kompesiti ini terjaring atlet terbaik yang mewakili Indonesia bertanding di level Internasional.

Menurut Nukhrawi Nawir, Liga Sepak Takraw Indonesia 2026 berlangsung mulai 2 hingga 27 Juli 2026 dan digelar di lima wilayah. Bandar Lampung menjadi tuan rumah Wilayah 1, Surabaya untuk Wilayah 2, Mamuju Wilayah 3, Jayapura Wilayah 4, dan Tarakan Wilayah 5.

Sebanyak 39 tim dari berbagai provinsi ambil bagian dalam liga berdasarkan rekomendasi Pengurus Provinsi PSTI. “Di Wilayah 2 sendiri, peserta berasal dari sembilan provinsi di Pulau Jawa serta Bali, NTB, dan NTT. Seluruh pertandingan dipimpin 25 wasit nasional berlisensi, sementara seluruh atlet mendapatkan perlindungan BPJS Kesehatan selama mengikuti kompetisi,” katanya dihadapan seluruh peserta.

Ia juga mengatakan Penyelenggaraan liga merupakan tindak lanjut hasil Rapat Koordinasi Nasional Badan Liga Nasional bersama Pengurus Provinsi Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) se-Indonesia. “Kompetisi ini dirancang sebagai sistem pembinaan atlet yang berkelanjutan sekaligus menjadi wadah menjaring talenta-talenta terbaik menuju level internasional,” katanya, Kamis (2/7).

Saat disinggung mengapa Jatim dipercaya sebagai salah satu tuan rumah LSI, ia menjelaskan kalau selama ini program pembinaan atlet di ujung timur Pulau Jawa itu berlangsung sangat bagus dan selalu menghasilkan atlet nasional.

Berita Terkait :  Cabor Bola Voli Kabupaten Malang Siap Neraih Medali Emas.

“Potensi Jatim luar biasa dan selalu mencetak atlet nasional, selain itu para pengurusnya betul-betul aktif, sehingga Jawa Timur kami minta menjadi tuan rumah penyelenggaraan,” katanya.

Sementara itu Ketua PSTI Jatim, Dr. Aries Agung Paewai, S.STP., M.M optimis atlet Jatim bisa meraih juara LSI, sebab mereka juga sudah dipersiapkan untuk menghadapi turnamen ini.

“Kita tetap optimis karena atlet-atlet sudah di dipersiapkan secara matang dari jauh-jauh hari sebelum LSI. Sebagai tuan rumah kita tidak ingin bahwa atlet-atlet kita kalah bertanding sebelum bertanding. Jadi mereka sudah siap mentalnya, sudah siap fisiknya dan skillnya juga itu sudah kita benahi,” terang Aries yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Jatim itu.

Ia juga berharap dari LSI ini ada atlet Jatim yang bisa membela tim Sepak Takraw Indonesia di ajang internasional seperti King’s Cup Sepaktakraw World Championship edisi ke-39 akan diselenggarakan pada 3-11 Agustus, SEA Games maupun Asian Games.

“Jawa Timur harus menghasilkan bibit-bibit atlet nasional yang bisa turun di ajang SEA Games, Asian Games atau event level dunia,” tegasnya.

Ia juga memberikan apresiasi ke PB PSTI yang menunjuk Jatim sebagai tuan rumah wilayah II. Menurutnya, liga nasional bukan hanya menjadi ajang perebutan prestasi, tetapi juga menjadi media mempererat persaudaraan antardaerah serta memperkuat sistem pembinaan olahraga sepak takraw di Indonesia.

Berita Terkait :  Stadion Gelora Delta Sidoarjo Telah Berstandar FIFA

“Kompetisi ini harus menjadi sarana membangun sportivitas dan meningkatkan prestasi sepak takraw Indonesia agar mampu bersaing di SEA Games, Asian Games hingga kejuaraan dunia,” ujar Aries.

Ia juga mengajak seluruh atlet, pelatih, dan ofisial menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan sebagai bagian dari proses pembentukan atlet nasional yang berkualitas.

Seperti diketahui, saat ini sudah ada dua atlet putri Jatim yang bergabung di Pelatnas yakni Salsa Sabilillah dan Ayu Fitri. Keduanya juga memperkuat tim sepak takraw Jatim di LSI. [wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!