28.3 C
Sidoarjo
Thursday, June 25, 2026
spot_img

Atasi Luapan Musim Hujan, Sungai Kresek di Kota Kediri Mulai Dinormalisasi

Kota Kediri, Bhirawa. – Luapan Sungai Kresek saat musim hujan selama ini menjadi persoalan bagi petani di Kelurahan Balowerti dan Dandangan, Kota Kediri. Ketika curah hujan tinggi, air sungai kerap meluber hingga menggenangi akses menuju area persawahan, sehingga menghambat aktivitas petani dalam mengelola lahan maupun mengangkut hasil panen.

Kondisi tersebut mendorong kelompok tani setempat menyampaikan usulan penanganan Sungai Kresek. Aspirasi itu kini mulai ditindaklanjuti melalui kegiatan normalisasi sungai yang berada di wilayah Kelurahan Dandangan dan Balowerti.

Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama PT Gudang Garam Tbk. melakukan normalisasi Sungai Kresek sebagai upaya memperbaiki fungsi aliran sungai sekaligus mendukung kebutuhan infrastruktur di Kota Kediri.

Normalisasi yang dimulai sejak 15 Juni 2026 tersebut mencakup penanganan sungai sepanjang sekitar 700 meter dan ditargetkan selesai dalam waktu kurang lebih satu bulan. Pekerjaan dilakukan melalui pengerukan sedimentasi yang menumpuk di dasar sungai. Material hasil pengerukan kemudian dimanfaatkan untuk penataan dan penguatan tanggul di sepanjang alur sungai.

Kepala Dinas PUPR Kota Kediri Endang Kartika Sari mengatakan, penanganan Sungai Kresek dilakukan untuk mengoptimalkan fungsi ruang basah, memperlancar aliran air, serta mengantisipasi potensi luapan ketika debit sungai meningkat.

“Melalui normalisasi ini, diharapkan Sungai Kresek dapat berfungsi lebih optimal dalam mendukung produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, serta mengurangi risiko air meluap saat curah hujan tinggi,” jelas Endang, Kamis (25/6).

Berita Terkait :  Percepatan Proyek Drainase, Dishub Kota Malang Siapkan Contra Flow Terbatas Jalan Soehat

Bagi petani, normalisasi Sungai Kresek menjadi harapan setelah bertahun-tahun menghadapi kendala genangan saat musim penghujan. Yekti, anggota Kelompok Tani Jaya Sakti, menyambut baik langkah penanganan tersebut.

“Alhamdulillah, kami berterima kasih kepada pemerintah yang telah merespons keluhan petani. Semoga setelah dinormalisasi, akses menuju sawah tidak lagi tergenang dan aktivitas kami bisa lebih lancar,” ungkap Yekti.

Hal senada disampaikan Imam, anggota Poktan Jaya Sakti. Ia berharap normalisasi Sungai Kresek mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi petani di wilayah Balowerti dan Dandangan.

“Harapan kami ke depan, aliran air lebih lancar dan tidak lagi menyebabkan genangan saat hujan deras, sehingga kami bisa lebih tenang dalam bekerja di sawah,” kata Imam.

Dengan adanya normalisasi ini, Sungai Kresek diharapkan mampu berfungsi lebih baik dalam mengalirkan air sekaligus mendukung keberlangsungan aktivitas pertanian masyarakat di Balowerti dan Dandangan, Kota Kediri, terutama saat musim penghujan.[van.nov.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!