28.3 C
Sidoarjo
Sunday, June 21, 2026
spot_img

Arumi Pimpin Kembali Perwosi Jatim


Surabaya, Bhirawa
Arumi Bachsin Emil Dardak kembali terpilih sebagai Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Jawa Timur untuk periode 2026-2030. Keputusan tersebut ditetapkan melalui Sidang Pleno yang melibatkan 36 perwakilan kabupaten/kota dan digelar di Kantor Inspektorat Provinsi Jawa Timur, Sidoarjo, Sabtu (20/6).

Terpilihnya Arumi – yang sudah memimpin Perwosi Jatim pada periode 2018-2022 dan 2022-2026 – memberi keuntungan dalam kesinambungan program pengembangan olahraga perempuan di tingkat daerah. Konsistensi kepemimpinan mempermudah sinkronisasi antara agenda Perwosi, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan seperti Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), organisasi kesehatan, serta komunitas pemerhati pemberdayaan perempuan.

Dalam sambutan pasca-terpilih, Arumi, yang juga menjabat Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur, menegaskan arah kebijakan yang akan diupayakan selama masa jabatannya: mengubah persepsi olahraga dari sekadar aktivitas rekreasional menjadi bagian dari gaya hidup perempuan. Transformasi ini tidak hanya bertujuan meningkatkan angka partisipasi, tetapi juga memberi dampak luas pada kesehatan keluarga dan produktivitas sosial-ekonomi.

“Tantangan setiap tahun ada saja. Makin sulit dan dinamis tapi di setiap tantangan itu ada kesempatan. Kami mengharapkan bantuan, semangat dan support dari ibu-ibu sekalian untuk membawa olahraga sebagai life style atau gaya hidup bagi perempuan khususnya di Jawa Timur,” ungkapnya.

Pendekatan yang diusung Perwosi di bawah kepemimpinan Arumi berpotensi menjadi jembatan antara program kesehatan publik dan kebijakan pemberdayaan perempuan. Dengan memosisikan olahraga sebagai bagian dari rutinitas keluarga, program ini dapat menurunkan beban penyakit tidak menular, meningkatkan kesiapan kerja, dan memperkuat peran perempuan sebagai agen perubahan kesehatan di rumah tangga.

Berita Terkait :  Perenang Sidoarjo Raih Emas di Kejurnas Antar Klub se Indonesia

Salah satu instrumen yang diandalkan adalah penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi Perwosi (Perwaprov), yang rencananya digelar setiap tahun genap untuk melengkapi kalender olahraga daerah. Perwaprov dirancang mendukung penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dan memberi ruang kompetisi lebih besar bagi atlet perempuan, sekaligus menjadi ajang regenerasi dan peningkatan kapabilitas atlet lokal.

“Sudah dari awal tahun, teknis penyelenggaraan Perwaprov kita kawal hingga kepada Pak Sekdaprov Jatim. Kami mohon dukungan juga dari ibu-ibu Perwosi di daerah untuk bisa memfollow up melalui Dispora masing-masing,” ucap Arumi.

Arumi menekankan pentingnya memasukkan pengiriman atlet ke Perwaprov tidak hanya sebagai inisiatif organisasi, tetapi juga sebagai bagian dari program rutin Dinas. Dukungan pemerintah daerah, menurutnya, dapat berbentuk program yang terintegrasi ke dalam agenda dinas, sehingga keberlanjutan sumber daya dan pembinaan atlet tidak bergantung pada periodisasi organisasi semata.

Koordinasi semacam ini akan memudahkan akses pendanaan, fasilitas latihan, dan penyusunan program pembinaan yang lebih profesional. Selain itu, Perwaprov dipandang sebagai platform untuk meningkatkan frekuensi bertanding atlet perempuan, yang secara langsung meningkatkan peluang berprestasi dan melaju ke jenjang kompetisi lebih tinggi.

“Semakin sering bertanding, atlet semakin punya kesempatan mengasah prestasi. Prestasi itu kemudian menjadi visi dan motivasi mereka untuk naik ke jenjang kompetisi lebih tinggi,” ucapnya optimis.

Dari sisi dampak sosial, program menjadikan olahraga sebagai gaya hidup turut mendukung visi pembangunan kesehatan provinsi. Perempuan yang lebih sehat dan aktif cenderung menularkan kebiasaan sehat kepada keluarga, meningkatkan kualitas hidup anak, serta membangun komunitas yang lebih produktif. Hal ini selaras dengan upaya pemerintah daerah untuk menurunkan prevalensi penyakit tidak menular dan meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia.

Berita Terkait :  Tim Tenis Putri Kota Malang Raih Medali Emas Perdana

“Mari bersama kita wujudkan perempuan pintar dan modern yang menjadikan olahraga sebagai gaya hidup, sehingga Iahir masyarakat sehat dan bangsa Indonesia yang kuat,” pungkasnya.

Dengan periode kepemimpinan baru ini, tantangan utama bagi Perwosi Jatim adalah menerjemahkan gagasan menjadi program terukur, kampanye perubahan mindset, integrasi Perwaprov ke dalam kebijakan Dispora, pelatihan pelatih perempuan, dan monitoring hasil kesehatan masyarakat. Jika terlaksana, langkah-langkah tersebut bukan hanya mengangkat prestasi olahraga perempuan, tetapi juga memperkuat basis pemberdayaan dan kesehatan publik di Jawa Timur. [aya.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!