30.4 C
Sidoarjo
Sunday, November 8, 2026
spot_img

Pharmarun 2026, Bupati Madiun Ajak Masyarakat Budayakan Olahraga


Kabupaten Madiun, Bhirawa – Semangat hidup sehat mewarnai pelaksanaan Pharmarun 2026 yang digelar di Kabupaten Madiun, Minggu (8/11). Mengusung tema “Moving Faster, Living Healthier”, kegiatan yang diikuti sekitar 1.000 peserta tersebut menjadi salah satu upaya mendorong masyarakat membudayakan pola hidup sehat melalui aktivitas olahraga.

Bupati Madiun H. Hari Wuryanto bersama Wakil Bupati Madiun dr. Purnomo Hadi secara langsung memberangkatkan peserta Pharmarun 2026 di Pendopo Ronggo Djumeno, Caruban. Kegiatan ini mengambil rute lari sejauh 5 kilometer dengan titik start dan finish di lokasi yang sama, mengelilingi kawasan Kota Caruban.

Tidak hanya memberangkatkan peserta, bupati dan wakil bupati juga turut berjalan mengikuti rute bersama Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Madiun, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun, sejumlah kepala OPD terkait, serta masyarakat. Kehadiran jajaran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap gerakan hidup sehat.

Bupati Madiun H. Hari Wuryanto menyampaikan apresiasi kepada Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Cabang Kabupaten Madiun yang kembali menyelenggarakan Pharmarun untuk kedua kalinya. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kolaborasi dalam membantu pemerintah mewujudkan masyarakat Kabupaten Madiun yang sehat.

“Terima kasih kepada teman-teman Ikatan Apoteker Indonesia Cabang Madiun. Luar biasa, ini merupakan kegiatan kedua setelah tahun lalu. Kami berharap Pharmarun dapat menjadi agenda rutin, karena kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dukungan untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Madiun yang sehat,” ungkapnya.

Berita Terkait :  Kenang Tragedi Kanjuruhan, Seleksi Talenta Muda Banteng Jatim FC Diawali Tabur Bunga

Bupati menambahkan, olahraga lari dan jalan kaki merupakan aktivitas fisik yang murah, mudah dilakukan, serta dapat diikuti berbagai kalangan tanpa memandang usia. Antusiasme peserta dari kalangan anak-anak hingga lanjut usia menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan semakin meningkat.

Bupati berharap kegiatan semacam ini mampu membangun budaya hidup sehat sejak dini sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Bahkan, kesadaran menjaga kesehatan diharapkan dapat berdampak terhadap peningkatan angka harapan hidup masyarakat Kabupaten Madiun.

“Olahraga, khususnya lari dan jalan kaki, merupakan olahraga murah yang bisa dilakukan semua orang. Kami berharap masyarakat semakin termotivasi untuk menjaga kesehatan. Orang dari luar daerah saja datang mengikuti kegiatan ini, tentu masyarakat kita harus lebih semangat lagi,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun dr. Heri Setyana mengatakan, Pharmarun merupakan salah satu bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi profesi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Pemerintah hadir memberikan dukungan, termasuk melalui kesiapan pelayanan kesehatan dan penyediaan obat apabila dibutuhkan selama kegiatan berlangsung.

Menurutnya, Pharmarun juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2026 yang diperingati setiap 12 November. Selain kegiatan tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun juga telah menyiapkan sejumlah agenda, di antaranya apel HKN dan kegiatan jalan santai pada pekan berikutnya.

Heri menegaskan, aktivitas fisik perlu menjadi kebiasaan masyarakat sehari-hari. Sesuai anjuran Kementerian Kesehatan, masyarakat dianjurkan melakukan aktivitas fisik minimal 150 menit setiap minggu atau sekitar 20-30 menit setiap hari selama lima hari dalam sepekan.

Berita Terkait :  Nottingham Ingin Curi Tiga Poin di Kandang Manchester City

“Sehat merupakan prioritas. Untuk menjadi masyarakat yang sejahtera, tentu harus sehat terlebih dahulu. Melalui kegiatan olahraga yang rutin, masyarakat diharapkan semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan,” jelasnya.

Ketua Ikatan Apoteker Indonesia Pengurus Cabang Kabupaten Madiun sekaligus Ketua Panitia Pharmarun 2026, Apoteker Maria Natalia, menjelaskan bahwa kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati World Pharmacists Day atau Hari Apoteker Sedunia sekaligus menyambut Hari Kesehatan Nasional 2026.

Pada penyelenggaraan tahun kedua ini, panitia menghadirkan tiga kategori peserta, yakni kategori pelajar, umum, dan tenaga kesehatan (nakes). Sekitar 1.000 peserta turut ambil bagian, tidak hanya dari Kabupaten dan Kota Madiun, tetapi juga dari sejumlah daerah lain, seperti Bojonegoro, Tulungagung, Cirebon, Malang, Ngawi, hingga Surabaya.

Tidak sekadar menghadirkan kegiatan olahraga, Pharmarun 2026 juga dilengkapi berbagai layanan dan edukasi kesehatan bagi masyarakat. Di antaranya pemeriksaan kesehatan gratis, penyuluhan kesehatan, pemeriksaan kulit oleh dokter spesialis, pembagian bibit tanaman obat keluarga (TOGA), serta literasi kesehatan. Khusus tenaga kesehatan yang berpartisipasi, panitia juga menyediakan sertifikat pengabdian.

Maria berharap Pharmarun dapat terus berkembang dan menjadi agenda tahunan yang semakin diminati masyarakat. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta Pharmarun 2026 yang sudah sangat semangat dan antusias mengikuti kegiatan ini. Sampai bertemu kembali di garis start Pharmarun 2027,” pungkasnya. [dar.wwn]

Berita Terkait :  Pemkot Surabaya Cairkan Bonus Rp42,7 Miliar untuk Atlet Porprov Jatim 2025

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!