33.7 C
Sidoarjo
Sunday, October 25, 2026
spot_img

Imbauan Pembina PC Fatayat NU Tuban, Jelang Konfercab ke XII

Tuban, Bhirawa – Pasca Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Kabupaten Jombang pada akhir bulan Agustus 2026 kemarin, tidak banyak warga Nahdliyin, khususnya di kabupaten Tuban yang tahu akan ada konferensi cabang (Konfercab) salah satu badan otonom (Banom) yang memiliki anggota ribuan, juga yang masih produktif dan berinovasi dalam berkhidmat di NU.

Banom tersebut adalah Fatayat NU, yang  rutin setiap lima tahunan melakukan pergantian kepemimpinan sebagai bagian dari proses kaderisasi di dalam organisasi.

Musyawarah tertinggi tingkat kabupaten atau Konfercab Fatayat NU ke XII ini rencananya akan dilaksanakan pada hari ahad tanggal 25 Oktober 2026 bertempat di Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama (IIK NU) Tuban.

Seperti kepemimpinan atau periode seblumnya, lazimnya organisasi masyarakat (Ormas) keagaman, Konfercab Fatayat NU Tuban ke XII  ini banyak dari kalanga warga nahdliyin dan pemerhati NU yang tidak mengetahui kalau akan ada pergatian tampuk kepemimpinan di tubuh PC Fatayat NU Kab Tuban

Karena, biasanya sebelum kegiatan atau pra Konfercab banyak kegiatan-kegitan rangkaian dari Konfercab dan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat khususnya warga Nahdliyin.

Akan tetapi dibalik itu semua, satu pekan sebelum pelaksanaan Konfercab, terdapat issu dan kasak-kusuk perebutan tampuk kepimpinan dinternal organisasi, dimana Wahyuni Hidayati, Ketua PC Fatayat NU Periode 2021-2026 akan kembali akan mencalonkan pada Konfercab Fatayat NU ke XXI.

Berita Terkait :  Mengakhiri Ramadan, Pentingnya Sekolah Mengajarkan Refleksi Diri

Sementara suara kader ditingkatkan desa atau ranting dan tingkat kecamatan yang memiliki hak suara untuk memilih dan dipilih berkehendak adanya pergantian kepemimpinan dan mengusung Wahidah Faizatin (Titin) Ketua PAC Fatayat NU Kecamatan Montong Tuban.

Dua hari sebelum pelaksanaan musyawarah pergantian kepimpinan, gesekan dan kompetisi antara kader guna merebutkan Ketua PC Fatayat NU Tuban Peride selanjutnya semakin terasa dan menghangat dan cenderung memanas.

Hal ini memantik para senior dari PC Fatayat NU Kabupaten Tuban bersuara serta menghimbau agar pelaksanaan Konfercab berjalan dengan baik dan lancar.

“Selaku pembina, kami berharap semua kegiatan dilaksanakan sesuai dengan aturan yang ada di PD/PRT Fatayat NU, Konferensi jangan hanya di jadikan ajang pemilihan ketua umum saja tapi juga dijadikan ajang evaluasi kinerja selama 5 tahun, apa yang sudah dilakukan dan apa yang belum di laksanakan.” kata Hj. Umi Kulsum, S.Ag., M.Pd.I., Majelis Pembina PC Fatayat NU Kabupaten Tuban, Sabtu  (24/10/206).

Mantan Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Tuban yang saat ini juga menjabat sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tuban ini juga mengingatkan, agar selama proses Konfercab tidak ada politik uang atau Risywah.

Menurut Umi, Risywah akan mengotori perjuangan dan hidmah terhadap NU, karena memang Fatayat NU bukan organisasi politik tapi organisasi keagamaan. Diharapkan juga semua kandidat harus bisa menjaga marwah Fatayat.

Berita Terkait :  Pimpin Apel Pagi, Sekdakab Madiun Tekankan Kedisiplinan-Peningkatan PAD

“Bermain politik uang di Fatayat tidak akan ada berkah dan maslahahnya, dan jika ada, para pembina tidak akan rela karna selama ini kader fatayat berusaha menjaga marwah dan terus berusaha menyebarkan benteng ajaran Ahlussunnah Wal Jama’ah yang melarang itu (Risywah.red).” pungkas Umi Kalsum. [hud.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!