Kepala Rutan kelas IIB Situbondo Suwono bersama petugas bersiap melakukan second planting. sawawi/bhirawa
Situbondo, Bhirawa. Memasuki bulan Oktober tepat di tanggal 26 mendatang, Team SIMPATIK Ketahanan Pangan kembali melakukan penanaman jagung tahap kedua di lahan seluas 4 hektar.
Sementara itu pada Minggu 4 Oktober 2026, Team SIMPATIK melakukan perawatan melalui penyemprotan hama. Penyemprotan Herbisida Berbahan Aktif Glifosat Pada Tanaman Jagung umur 23 hari masa tanam.
Salah satu kegiatan perawatan yang dilakukan adalah penyemprotan menggunakan herbisida berbahan aktif glifosat untuk membantu mengendalikan pertumbuhan gulma di sekitar area pertanaman.
Menurut Kepala Rutan kelas IIB Situbondo, Suwono, egiatan penyemprotan dilaksanakan secara bersama-sama oleh warga binaan dan petugas Rutan Situbondo. “Sebelum pelaksanaan, petugas memberikan arahan mengenai tata cara penggunaan alat serta penerapan keselamatan kerja selama proses penyemprotan,” ungkap pria asli Kediri itu.
Pelaksanaan kegiatan, tambah Suwono, dilakukan dengan memperhatikan kondisi tanaman dan area sekitar agar penyemprotan dapat berlangsung secara tepat dan aman. “Harapannya warga binaan turut berperan aktif dalam kegiatan tersebut dengan didampingi dan diawasi oleh petugas,” papar Suwono.

Petugas bersama pekerja melakukan second planting di lokasi tanaman jagung dilahan Desa Arjasa, Situbondo. sawawi/bhirawa
Kegiatan ini, urai Surono, merupakan bagian dari upaya Rutan Kelas IIB Situbondo dalam menjaga dan mengoptimalkan pertumbuhan tanaman jagung. “Ini sekaligus memberikan kegiatan pembinaan yang produktif bagi warga binaan,” kupas mantan Kepala Rubasan Pasuruan itu.
Melalui program ketahanan pangan ini, aku Suwono, warga binaan semakin mendapatkan pengetahuan dan ketrampilan di bidang pertanian budidaya jagung.”Itu karena kegiatan ini di lalui pada tahap penanaman kedua,” pungkas mantan Kepala Rutan Papua itu. [awi.hel].




