33 C
Sidoarjo
Friday, September 25, 2026
spot_img

Bupati Situbondo Raih Penghargaan IKON Dari Perpusnas 2026

“ Babad Besuki Resmi Jadi Ingatan Kolektif Nasional 2026 “

Situbondo, Bhirawa – Ini kabar yang sangat membanggakan bagi masyarakat Kota Santri Situbondo. Kabar itu berupa sejarah Besuki mendapat pengakuan di tingkat nasional. Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) menetapkan Babad Besuki sebagai Ingatan Kolektif Nasional (IKON) 2026.

Penetapan tersebut dihadiri langsung Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo di Gedung Perpusnas, Jakarta.

Babad Besuki merupakan naskah kuno yang merekam perjalanan sejarah kawasan Besuki Raya. Naskah tersebut menjadi sumber penting dalam menelusuri jejak masa lalu Besuki, termasuk tokoh dan berbagai peristiwa yang membentuk perjalanan kawasan tersebut.

Bagi masyarakat Situbondo, Babad Besuki memiliki arti penting karena Besuki merupakan salah satu kawasan yang memiliki posisi historis dalam perjalanan terbentuknya Kabupaten Situbondo.

Bupati Situbondo yang karib disapa Mas Rio itu menyambut penetapan tersebut dengan bangga. Menurutnya, pengakuan itu merupakan penghargaan bagi masyarakat Situbondo, khususnya warga Besuki.

“Dengan penuh bangga, saya menjemput sebuah penghargaan kepada masyarakat Situbondo, masyarakat Besuki yang saya cintai,” ujarnya.

Dia mengatakan, Babad Besuki kini tidak hanya menjadi warisan sejarah daerah. Status sebagai Ingatan Kolektif Nasional membuat keberadaan naskah tersebut menjadi bagian dari memori kolektif bangsa.

“Babad Besuki resmi menjadi warisan atau ingatan kolektif, resmi menjadi Ingatan Kolektif Nasional,” katanya.

Mas Rio menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang ikut mengusulkan Babad Besuki hingga mendapatkan pengakuan nasional. Di antaranya para pegiat literasi dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Berita Terkait :  DPRD Sampang Bahas Raperda Alih Fungsi Lahan Pertanian

“Untuk itu saya ucapkan terima kasih kepada semua yang terlibat pengusulan Babad Besuki ini, pada teman-teman, pada kaum literasi, dan pada Provinsi Jawa Timur juga,” tuturnya.

Menurutnya, penetapan tersebut harus menjadi momentum untuk memperkuat pembangunan Besuki Raya.

Sejarah,  tambahnya, tidak cukup hanya disimpan sebagai catatan masa lalu, tetapi dapat menjadi pijakan untuk membangun masa depan kawasan.

“Mudah-mudahan ini menjadi sebuah lompatan sejarah di mana kita sedang serius-seriusnya membangun Besuki,” katanya.

Dia menegaskan posisi Besuki dalam sejarah Kabupaten Situbondo. Besuki disebut sebagai bagian penting dari perjalanan lahirnya kabupaten tersebut.

“Besuki adalah rahim dari Kabupaten Situbondo. Babad Besuki mengantarkan kita pada cerita kejayaan di masa lalu,” katanya.

Penetapan Babad Besuki sebagai IKON 2026 diharapkan semakin memperkuat kesadaran masyarakat terhadap sejarah lokal sekaligus mendorong pelestarian naskah-naskah kuno sebagai warisan budaya.

“Selamat untuk Besuki Raya, untuk Kabupaten Situbondo tercinta,” pungkasnya.  [awi.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!